Breaking News:

Virus Corona di Banten

Kota Serang Berlakukan Transisi New Normal, Janji Keramaian akan Dibubarkan

Jika ditemukan pelanggaran, maka Pemkot bersama anggota Polri dan TNI akan melakukan penindakan seperti pembubaran.

Martin Ronaldo/Tribunners
Ratusan warga berdatangan ke kawasan wisata religi Banten Lama untuk berziarah ke makam Sultan Maulana Hasanuddin di kawasan Banten Lama, Kasemen, Kota Serang, Banten, Selasa (26/5/2020). Sebelumnya, pemda setempat telah menutup seluruh objek wisata di Banten menyusul terjadinya pandemi Covid-19. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah Kota Serang menerapkan masa transisi New Normal selama satu bulan.

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 18 Tahun 2020 tentang Penanganan Covid 19 di Tempat Keramaian, Fasilitas Umum dan Masa Transisi Tatanan Kenormalan Baru (New Normal) di Kota Serang tertanggal 15 Juni 2020.

Demikian disampaikan Wali Kota Serang sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Serang, Syafrudin, di Pemkot Serang, Kota Serang, Banten, Kamis (18/6/2020).

Pemkot Serang memberikan keleluasaan aktivitas masyarakat selama masa transisi New Normal.

Namun, masyarakat tetap diwajibkan melaksanakan protokol kesehatan Covid-19, termasuk di tempat wisata, tempat hiburan serta pusat perbelanjaan.

Di antaranya pengunjung hanya boleh 30 persen dari kapasitas, wajib memakai masker dan menjaga jarak atau physical distancing.

Jika ditemukan pelanggaran, maka Pemkot bersama anggota Polri dan TNI akan melakukan penindakan seperti pembubaran.

"Kalau di tempat keramaian akan dibubarkan kalau tidak sesuai dengan protokol kesehatan," ujarnya.

Polisi dan Personel TNI Ditempatkan di Setiap Titik Pusat Perbelanjaan di Kota Serang

Perwakilan Menkopolhukam Pantau Penanganan Covid-19 di Kota Serang, Ini Hasilnya

Wali Kota Serang Syafrudin diwawancarai wartawan di Pemkot Serang, Kota Serang, Banten, Kamis (18/6/2020).
Wali Kota Serang Syafrudin diwawancarai wartawan di Pemkot Serang, Kota Serang, Banten, Kamis (18/6/2020). (Martin Ronaldo/Tribunners)

Namun, kata Syafrudin, pihaknya tidak memberikan sanksi kepada pelanggar selama pemberlakuan masa transisi New Normal ini.

"Nanti sanksi untuk ketegasanya di New Normal. Kalau sekarang kan masih transisi New Normal. Sekarang hanya dianjukan menerapkan protokol kesehatan," kata dia.

Pemkot Serang akan memantau perkembangan perilaku masyarakat selama masa transisi New Normal ini.

Pemkot Serang akan memutuskan apakah wilayahnya dapat menerapkan New Normal atau kembali diberlakukan PSBB.

"Kita lihat satu bulan ini," ujarnya.

(Tribuners/Martin Ronaldo)

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved