SMA/SMK Prisma di Kota Serang Tutup dan Dijual, ke Mana Siswa dan Gurunya?

Kepala SMK Prisma Samsudin membenarkan tanah dan bangunan sekolah yang sempat favorit di era tahun 90-an hingga tahun 2000-an itu ditawarkan

Tribuners/Martin Ronaldo
SMA/SMK Prisma di Kota Serang yang dijual. 

TRIBUNBANTEN.COM -  Sebanyak 90 siswa SMA/SMK Prisma di Kota Serang harus dipindahkan ke sekolah lain.

SMA/SMK Prisma di Kota Serang secara resmi ditutup pada tahun ini.

Selain para siswa, gurunya juga terpaksa harus dipindahkan ke sekolah lain.

Pihak SMA/SMK Prisma menutup dan menjual sekolah itu.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, lahan sekolah itu dijual Rp 2 juta per meter.

Kepala SMK Prisma Samsudin membenarkan tanah dan bangunan sekolah yang sempat favorit di era tahun 90-an hingga tahun 2000-an itu ditawarkan Rp 2 juta per meter.

"Iya dijual. Tapi ngomongnya tidak secara umum, hanya ke kami, Pak Ongkonya langsung, dijual segitu," ujar Samsudin saat saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin, (29/6/2020).

SMA/SMK Prisma yang beralamat di Kota Serang tersebut mempunyai lahan seluas sekitar 15 ribu meter dengan luas bangunan 2. 547 meter dan lahan kosong 12.453 meter.

Menurut Samsudin, 90 siswa telah disalurkan ke sekolah yang mau menampung mereka.

"Kelas X dan XI jumlahnya 90 orang, sudah dipindahkan ke sekolah yang menampung. Kalau siswa XII, yang lulus tahun ajaran 2019/2020 sebanyak 180-an," ucap Samsudin.

Hingga berita ini diturunkan, Disdikbud Provinsi Banten belum ada respons ketika dihubungi.  (tribuner/martin ronaldo)

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved