Breaking News:

Virus Corona di Banten

Pengangguran di Kota Serang Mencapai 10 Ribu Orang

Benbela mengatakan dari 10 ribu angka pengangguran itu terdapat sekitar 3.400 orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap, namun memiliki penghasilan.

Tribun Pontianak
Ilustrasi pengangguran meningkat 

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Data Disnakertrans Kota Serang mencatat tingkat pengangguran di wilayahnya belakangan ini meningkat menjadi 10 ribu orang. Di sisi lain, lapangan kerja terbatas.

Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Disnakertrans Kota Serang, Ahmad Benbela di kantornya, Kota Serang, Rabu, (8/7/2020).

Benbela menjelaskan tingginya angka pengganguran dilihat dari banyaknya masyarakat yang meminta pelayanan surat pengantar kerja atau AK-1 atau kartu kuning ke Disnakertrans setiap harinya.

Corona Menyerang, Pengangguran Naik Tajam Mencapai 6,88 Juta Orang, Banten Terbanyak

Menurut Banbela, tinggi angka pengguran tersebut disebabkan efek domino pandemi Covid-19 yang mengakibatkan terbatasnya lapangan kerja.

Sejumlah perusahaan merumahkan secara permanen karyawannya.

Dan sejumlah perusahaan lainnya merumahkan sementara karyawannya dan belum memberi kepastian karena masih berlangsungnya pandemi Covid-19.

Faktor lainnya adalah saat ini bersamaan masa kelulusan siswa SMA/SMK.

"Inikan bertepatan dengan kelulusan siswa SMK sehingga setelah lebaran kemarin masih dalam Pandemi Covid-19 banyak sekali yang meminta pelayanan kartu kuning," ujar Benbela.

Benbela mengatakan dari 10 ribu angka pengangguran itu terdapat sekitar 3.400 orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap, namun memiliki penghasilan.

"Ini ada sekitar 6.621 orang yang tidak memiliki penghasilan. Tapi, realnya yang tidak bekerjanya mencapai 10 ribu lebih. Penambahan tersebut juga dipengaruhi akibat kelulusan siswa SMK tahun ini," imbuhnya.

Menurut Bambela, Pemkot Serang tidak berdiam diri melihat tingginya angka penagguran ini.

Pemkot Serang melalui Disnakertrans membuat program pelatihan kerja seperti sablon digital agar para pencari kerja dapat menciptakan lapangan kerja mandiri.

"Sehingga tidak menunggu lowongan pekerjaan di perusahaan pencari kerja akan diseleksi untuk dibekali keterampilan," ujarnya.

(Tribuners/Martin Ronaldo Pakpahan)

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved