Breaking News:

Penduduk Miskin Banten Bertambah 134,6 Ribu Orang, Ini Kata Wakil Gubernur

Dari survei itu, angka kemiskinan di Banten 5,92 persen atau meningkat 0,98 poin dibandingkan periode sebelumnya

Tribuners/Martin Ronaldo
Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy di gedung DPRD Provinsi Banten setelah melakukan rapat paripurna dengan DPRD, Kamis, (16/7/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM - Badan Pusat Statistik (BPS) Banten mengeluarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) pada Maret 2020.

Dari survei itu, angka kemiskinan di Banten 5,92 persen atau meningkat 0,98 poin dibandingkan periode sebelumnya (September 2019) sebesar 4,94 persen.

Dikutip dari banten.bps.go.id, penduduk miskin di Banten bertambah 134,6 ribu orang.

Penambahan itu dari 641,42 ribu orang pada September 2019 menjadi 775,99 ribu orang pada Maret 2020.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan wajar jika angka kemiskinan di Provinsi Banten meningkat.

Menurutnya, angka kemiskinan itu meningkat karena adanya pandemi Covid-19.

"Ini dampak dari kondisi ekonomi dalam konteks Covid-19. Menurut kami, tidak hanya di Provinsi Banten, tapi daerah-daerah lain bahkan dunia," ucap Andika di gedung DPRD Provinsi Banten setelah melakukan rapat paripurna dengan DPRD, Kamis, (16/7/2020).

Dia mengaku pemprov telah melakukan upaya percepatan guna memulihkan pendapatan ekonomi di Provinsi Banten.

"Kami menggalang koordinasi dengan pemerintah pusat untuk bagaimana pemerintah daerah se-Provinsi Banten dapat memberikan koordinasi ekonomi bagi masyarakat yang terdampak," katanya.

Dia menegaskan bahwa meningkatnya angka kemiskinan di Banten akibat pemutusan hubungan kerja (PHK) secara besar-besaran. (tribuners/martin ronaldo pakpahan)

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved