Breaking News:

Mulai 18 Agustus, Enam SMP di Lebak ini Gelar Pembelajaran Secara Tatap Muka

Mudah-mudahan paling lambat 18 Agustus kita coba ya, Gugus Tugas sudah membahas dan sudah rekomendasikan karena daerah itu relatif aman

Tribunnews.com
Siswa menggunakan masker saat belajar di sekolah di Jakarta menyusul adanya penyebaran virus corona. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemkab Lebak memberikan lampu hijau sekolah menggelar belajar secara tatap muka di era transisi new normal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lebak, Wawan Ruswandi, mengatakan ada enam SMP di Lebak akan menggelar belajar secara tatap muka mulai 18 Agustus 2020.

Enam SMP itu sudah masuk ke zona hijau dan minim penularan Covid-19.

Wawan mengaku pihaknya sudah membahas pembelajaran secara tatap muka di enam SMP yang berada di enam kecamatan itu.

Hal lain yang memperkuat pembelajaran secara tatap muka adalah izin dari Gugus Tugas Kabupaten Lebak.

"Mudah-mudahan paling lambat 18 Agustus kita coba ya, Gugus Tugas sudah membahas dan sudah rekomendasikan karena daerah itu relatif aman, risikonya kecil," ucap Wawan lewat telepon, Senin (3/8/2020).

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak akan mengatur secara ketat sistem belajar tatap muka di enam SMP itu.

"Maksimal yang hadir 50 persen dari jumlah siswa yang ada di setiap sekolah," ujarnya.

Pembagian waktu sekolah akan diterapkan guna menghindari penularan Covid-19.

Wawan juga mengingatkan pihak sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan.

"Waktunya akan digilir, tergantung sekolah dan semoga tidak ada kasus," katanya.

Enam sekolah yang akan menggelar pembelajaran secara tatap muka adalah SMPN 5 Leuwidamar, SMPN 3 Bojongmanik, SMPN 3 Cirinten, SMPN 1 Cigemblong, SMPN 6 Gunung Kencana, dan SMPN 3 Sobang. (tribuners/martin ronaldo pakpahan)

Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved