Breaking News:

Virus Corona di Banten

Tangsel Mulai Terapkan Wilayah Wajib Masker, Melanggar Didenda Rp 50 Ribu, Ada Hubungan dengan PAD?

Orang nomor dua di Tangsel itu menegaskan, pihaknya tidak bermaksud mengumpulkan pendapatan asli daerah (PAD) dari penerapan sanksi denda tersebut.

Warta Kota/Andika Panduwinata
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menghukum warga yang kedapatan melanggar aturan PSBB seperti tidak memakai masker, di Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Kamis (14/5/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya menerapkan sanksi denda bagi pelanggar Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), khususnya penggunaan masker.

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengungkapkan, warga tak menggunakan masker didenda Rp 50 ribu.

"PSBB sudah menerapkan sanksi, bagi yang tidak mengenakan masker kita kenakan denda Rp 50 ribu," ujar Benyamin di Setu, Tangsel, kemarin.

Orang nomor dua di Tangsel itu menegaskan, pihaknya tidak bermaksud mengumpulkan pendapatan asli daerah (PAD) dari penerapan sanksi denda tersebut.

Melainkan tujuannya adalah agar warga Tangsel semakin sadar dan mau menerapkan protokol kesehatan demi mengantisipasi penularan Covid-19.

"Kita tidak bermaksud mengumpulkan pendapatan asli daerah dari sanksi ini, walaupun uang yang terkumpul itu nanti memang tetap akan masuk ke pendapatan asli daerah," ujarnya.

Siap-siap! Wilayah Banten akan Diterapkan Wajib Masker, Warga Bandel Dikenakan Sanksi

Update 20 Agustus: Kasus Covid-19 Tembus 147.211, Ini Sebarannya di 34 Provinsi Termasuk Banten

Benyamin mengaku menginginkan agar warga Tangsel semakin disiplin. Pasalnya, dalam beberapa hari belakangan, jumlah kasus positif Covid-19 terus bertambah.

"Yang ingin kita capai adalah disiplin masyarakat, karena selama ini, ini kan pasalnya di pasal 29 itu sanksi administratif namanya, suruh menyebutkan pancasila menyanyikan Indonesia Raya, administratif tidak pidana," ujarnya.

Sementara, Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel, Muksin Alfachry, mengatakan sanksi denda telah diterapkan terhitung Kamis, 20m Agustus 2020.

Menurutnya, peraturan ini telah lebih dulu disosialisasikan ke masyarakat.

"Kita terapkan hari ini, baru hari ini. Kemarin-kemarin itu kita sosialisasi, Pak pakai masker, Bu pakai masker, sekarang akan didenda kalau enggak pakai masker," ujar Muksin.

Sebelumnya, Pemprov Banten juga tengah menyiapkan peraturan penerapan wajib masker di seluruh wilayah Banten.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy juga telah bertemu dengan Wakapolda Banten Brigjen Pol Wirdhan Denny.

Kedua tokoh dari Polda Banten dan Pemprov Banten tersebut dalam pertemuan membahas payung hukum pelaksanaan wilayah wajib masker disertai sanksi di Banten guna menekan angka penyebaran Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pemkot Tangsel Mulai Terapkan Sanksi Denda PSBB, Tidak Pakai Masker Bayar Rp 50 Ribu,

Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved