Breaking News:

Pilkada Tangerang Selatan

Muhamad-Rahayu Diduga Langgar Aturan Kampanye, Libatkan 120 Orang Saat Gelar Acara dengan Warga

Tim pemenangan pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Muhamad-Rahayu Saraswati, diduga melanggar aturan saat menggelar kampanye.

Penulis: Zuhirna Wulan Dilla
Editor: Glery Lazuardi
Tribunbanten.com/Zuhirna Wulan Dilla
Aksi saling dorong dan teriakan dari pendukung dan kepolisian mewarnai pendaftaran paslon Muhamad-Rahayu Saraswati Djojohadikusomo di kantor KPU Kota Tangerang Selatan, Jumat (4/9/2020). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla

TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - Tim pemenangan pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Muhamad-Rahayu Saraswati, diduga melanggar aturan saat menggelar kampanye berbentuk sosialisasi terbatas.

Sekitar 100 orang hadir di acara yang digelar di Jalan Lurah, RT 3 RW 2 Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (28/9/2020).

Kegiatan itu melanggar aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sudah diatur pada pasal 58 ayat (2) huruf B Peraturan KPU (PKPU) nomor 13 tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan Dalam Kondisi Bencana Nonalam Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Tanpa Calon Wali Kota Tangerang Selatan, Sara Keponakan Prabowo Sendiri Ambil Nomor Urut Pilkada

Rahayu Saraswati: Nomor 1 untuk Juara 1

Diaturan itu disebutkan, pasangan calon dan tim pemenangan dapat menggelar kampanye secara terbuka melibatkan 50 orang.

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Tangerang Selatan, Muhamad Acep mengaku belum mengetahui tentang kegiatan tersebut.

"Saya belum menerima laporan sampai sekarang dan tidak ada temuan apapun," ujarnya melalui sambungan telepon kepada TribunBanten.com, Senin (28/9/2020).

Menurut dia, pertemuan terbatas itu ada aturan tidak boleh lebih dari 50 orang.

"Sanksinya cuma teguran saja jika ada yang melanggar," katanya.

Rahayu Saraswati Diduga Jadi Korban Pelecehan, Paha Calon Wawali Tangsel, Ini Curhatannya

Saat Bersepeda, Saraswati Lihat Spanduk Dipaku ke Pohon, Langsung Dicopot dan Tegur Tim Pemenangan

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bambang Dwitoro juga telah menyatakan pasangan calon atau tim sukses wajib melaporkan berbagai kegiatan kampanye.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved