Desa Pasirloa Diterpa Angin Puting Beliung, 93 Rumah Rusak, Ratusan Warga Mengungsi
Sebanyak 93 rumah warga di Kampung Leuwihoe, Desa Pasirloa, Sindangresmi, Pandeglang, rusak dihantam Angin puting beliung, pada Kamis (01/10/2020).
Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman
TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Sebanyak 93 rumah warga di Kampung Leuwihoe, Desa Pasirloa, Sindangresmi, Pandeglang, rusak dihantam Angin puting beliung, pada Kamis (01/10/2020).
Wandi, Staff Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Pandeglang, mengatakan Angin puting beliung terjadi sekitar pukul 14.30 WIB berlangsung selama 30 menit.
"Akibat Angin puting beliung, diperkirakan ada 73 rumah rusak ringan dan 11 rumah rusak sedang serta sembilan rumah rusak berat, serta beberapa pohon tumbang dan satu tiang listrik rubuh," kata dia, saat dihubungi, pada Kamis (01/10/2020).
• Puluhan Warga Terdampak Angin Puting Beliung di Tangerang
• Hujan Deras dan Angin Puting Beliung Merusakkan Ratusan Rumah di Kabupaten Serang
Menurut dia, di antara rumah warga itu rusak karena tertimpa pohon.
"Beberapa rumah warga rusak diakibatkan tertimpa pohon dan beberapa rumah lainnya diakibatkan langsung dari hantaman Angin puting beliung," ucapnya.
Sampai saat ini, kata dia, belum ada korban jiwa. Hanya terdapat satu orang kaki terluka akibat terkena paku serpihan bangunan yang runtuh.

Untuk sementara warga yang berada di Kp. Leuwi hui, Desa Pasirloa, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang dievakuasi ke kantor desa Pasirloa.
Ia menyebutkan, sebanyak 10 orang anggota TRC BPBD Kabupaten Pandeglang telah dikerahkan untuk melakukan pendataan dan evakuasi warga.
Namun, kata dia, hingga saat ini belum adanya bantuan yang datang.