Profil Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Kepala Daerah Harus Dipersiapkan Sejak Usia Dini
Andika Hazrumy, mencuri perhatian ketika terpilih sebagai wakil gubernur Banten.
Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan TribunBanten.com, Rizki Asdiarman
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Andika Hazrumy, mencuri perhatian ketika terpilih sebagai wakil gubernur Banten.
Dia menjabat sebagai wakil gubernur sejak 12 Mei 2017. Dia mendampingi gubernur Wahidin Halim.
Pada saat itu, dia masih berusia 32 tahun atau tergolong generasi milenial.
Baca juga: Lantik Dua Pejabat Sementara untuk Kabupaten Serang dan Pandeglang, Ini Pesan Wakil Gubernur Banten
Baca juga: Wagub Banten Ungkap Alasan Warga Dua Kampung Mengungsi gara-gara Rapid Test
Apa kiat dari Andika Hazrumy untuk memimpin suatu daerah di usia muda?
Baginya pemimpin itu tidak dibuat atau dilahirkan, melainkan pemimpin itu telah dipersiapkan.
"Pemimpin itu dipersiapkan bukan dilahirkan," jelas Andika saat acara Banten Millenial Leadership Forum yang digelar secara virtual oleh Bank Indonesia, pada Rabu (21/10/2020).
Menurutnya, salah satu modal dasar sebagai generasi muda dapat mengkaji potensi diri sendiri menjadi pemimpin yang handal dan memiliki kapasitas.
"Saya melihat bahwa konteks kepemimpinan itu harus dapat melayani dan mampu menyelesaikan suatu masalah serta berorientasi mengembangkan solusi atas permasalahan yang hadapi," katanya.
Ia menyebutkan, modal menjadi pemimpin yang dapat dipercaya dan amanah ada beberapa point :
Pertama adalah integritas yang merupakan kejujuran dan amanah dalam menjalankan tugas.
"Yang paling penting seorang pemimpin untuk dapat menjalankan segala sesuatu tanggung jawab berdasarkan integritas yaitu jujur dan amanah dalam konteks pemimpin yang baik," ucapnya.
Selain itu mampu memberikan kepercayaan kepada yang dipimpin agar terjadi regenarasi kepemimpinan.
Dan yang kedua, kepemimpinan harus memiliki jiwa membangun hubungan antara pemimpin dengan yang dipimpin, agar dapat saling memberikan support yang sangat luar biasa.
Baca juga: PSBB di Banten Diperpanjang Hingga 19 November
Baca juga: Fenomena La Nina Sedang Berlangsung, 4 Wilayah di Banten Ini Rawan Banjir dan Longsor
Seorang pemimpin tidak pernah berhenti belajar, kemampuan kapasitas dan kapabilitas sebagai seorang pemimpin harus memiliki teladan yang baik, memiliki rasa empati terhadap masyarakat dalam konteks pemerintahan yang baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/wakil-gubernur-banten-andika-hazrumy.jpg)