KPU: Pilkada di 4 Kabupaten/Kota Banten Didominasi Pemilih Pemula
Pihak KPU Provinsi Banten menyampaikan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan kepala daerah di empat kabupaten/kota yang ada di Banten
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten menyampaikan data jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan kepala daerah di empat kabupaten/kota yang ada di Banten.
Berdasarkan data yang diterima oleh Tribunbanten.com, setidaknya pemilih milenial yang digolongkan dari usia 17 tahun sekitar 52.921 pemilih. Sedangkan untuk usia 18-25 tahun tercatat 665.700.
Baca juga: Catat, 22 November dan 3 Desember 2020 Debat Kandidat Pilkada Kota Tangerang Selatan
Baca juga: KPU Tetapkan DPT Pilkada Pandeglang 904.782 Orang
Komisioner KPU Provinsi Banten, Masudi mengatakan para pemilih milenial akan menjadi sasaran bagi para calon kepala daerah untuk mendapatkan suara.
Hal itu disebabkan, terjadinya ketimpangan yang cukup tinggi antara pemilih milenial dengan pemilih golongan tua yang sekitar 304.476.
Selain itu dari segi pendekatan antara pemilih muda dan tua sangatlah berbeda, karena pemilih milenial cenderung untuk tidak terbuka dan terkesan menurut diri.
"Karena itu sangat bergantung pada strategi seperti apa yg digunakan dalam mendekati dan meyakinkan pilihan politik mereka," ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler, Jumat (30/10/2020).
Untuk wilayah peta sebaran sendiri, hampir di seluruh daerah didominasi oleh pemilih milenial yang diharapkan partisipasi untuk memilih tahun akan jauh meningkat dari tahun sebelumnya.
Selain itu, ia juga menerangkan, pemilih milenial masih dalam kerentanan untuk dimanfaatkan sebagai alat politik calon kepala daerah terhadap petahana.
Baca juga: 297.045 Calon Pemilih Masuk Dalam DPT Untuk Pilkada Kota Cilegon 2020
Baca juga: Informasi Terkini Soal Pilkada 2020, Ikuti Ngopi Sik Jangan Sampai Ketinggalan
Hal itu dikarenakan, kecanggihan teknologi yang mengakibatkan melenial tidak menyaring isu yang ada membuat rentannya pemilih diserang hoaks.
"Hanya saja, karena generasi milenial ini sangat akrab dengan teknologi komunikasi dan bermain di media sosial, sementara di dalam medsos banyak berita yang belum jelas kebenarannya, kadang jika tidak ada upaya menyaring dan memferifikasinya bisa cepat termakan hoaks," tegasnya.
Oleh karena itu, dia meminta agar kaum milenial untuk mencoba mencari tahu sebuah informasi dengan lengkap dan terperinci tentang calon kepala daerah.
Agar tidak terjebak dalam permainan isu politik oknum yang tidak bertanggung jawab dan merusak generasi emas mendatang demi kepentingan pribadi.
Sementara itu untuk DPT di Empat Kabupaten/Kota yang ada sekitar 3.310.563 pemilih.
Baca juga: 10 Hari Kampanye 4 Pilkada di Banten, Belum Ada Paslon Berani Pakai Kampanye Daring, Ini Sebabnya
Baca juga: Komisi II: Pilkada 2020 Tetap Jalan, Indonesia Tak Pernah Tahu Kapan Pandemi Dapat Dikendalikan
Jumlah ini tersebar di Kabupaten Serang sekitar 1.132.717, Pandeglang 904.782, Tangerang Selatan 976.019 dan Cilegon 297.045.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ilustrasi-pilkada-serentak-2020.jpg)