Breaking News:

Gadis 21 Tahun Jadi Korban Rudapaksa, Kena Tipu Jasa Ramal

Pria asal Mauk, Kabupaten Tangerang dicokok Polresta Tangerang setelah merudapaksa gadis berusia 21 tahun.

TribunJakarta.com/Ega Alfreda
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi saat melakukan ungkap kasus soal pencabulan di kawasan Kabupaten Tangerang, Kamis (5/11/2020). 

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN TANGERANG - Pria asal Mauk, Kabupaten Tangerang dicokok Polresta Tangerang setelah merudapaksa gadis berusia 21 tahun.

Adalah J (55) yang menodai korbannya di sebuah perkebunan Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Baca juga: Diduga Depresi Didemo Warga soal Dana Bansos, Kepala Desa di Kabupaten Tangerang Tewas Gantung Diri

Baca juga: 93 Kecamatan di Banten Rawan Banjir, Paling Banyak di Kabupaten Tangerang

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi mengatakan modusnya J bisa melihat dan membaca masa depan melalui garis tangan.

"Tersangka itu mengaku bisa tahu masa depan dari garis tangan dan karena merasa tergiur, korban ini meminta jasa tersangka," ujar Ade kepada wartawan, Jumat (6/11/2020).

Setelah korban terhasut tipuannya, J langsung mengajak korban menuju kediamannya yang tidak jauh dari TKP.

Saat sampai di rumahnya, J langsung berakting dapat membaca garis tangan korbannya.

Namun, tersangka mendadak mengajak korban ke kawasan perkebunan.

"Soalnya tersangka mengaku jika itu merupakan syarat dalam proses pembacaan garis tangan," sambung Ade.

Saat tiba diperkebunan pada pukul 20.00 WIB, tersangka langsung melancarkan aksinya.

Dia meminta korban untuk memenuhi permintaannya, dan menakuti korban bila tidak dipenuhi, maka korban akan sulit mendapatkan jodoh.

"Dia langsung melakukan tindak asusilanya, dengan lebih dulu menakuti korban, dengan mengatakan kalau korban akan sulit dapatkan jodoh bila tidak memenuhi permintaannya tersebut," ungkap Ade.

Mendapati pelecehan, korban yang merasa takut langsung melaporkan kepada keluarganya.

Baca juga: 442 Orang Lulus CPNS Kabupaten Tangerang, Ada Formasi Kosong Peminat Didominasi Dokter

Baca juga: Antisipasi Krisis Pangan, Lahan Tidur di Kabupaten Tangerang Beralih Fungsi, Bermanfaat untuk Warga

Pihak keluarga pun turut mengadukan kejadian yang menimpa korban ke Polresta Tangerang hingga tersangka berhasil diamankan.

Dari perbuatannya, J disangkakan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ngaku Bisa Baca Masa Depan Lewat Garis Tangan, Pria Paruh Baya Rudapaksa Gadis di Mauk

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved