Boleh Berlibur Menginap di Hotel di Pantai Anyer, Wakapolda Banten: Tidak ada Atraksi dan Hiburan
Dia mengimbau agar masyarakat tetap tertib dan ikut mengawasi jalannya pelaksanaan libur Natal dan tahun baru
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Polda Banten akan melaksanakan operasi pengamanan menjelang perayaan Natal dan tahun baru di tempat liburan yang berada di Banten, terutama di Pantai Anyer.
Wakapolda Banten Brigjen Pol Ery Nursatari mengaku sampai Senin (14/12/2020) ini belum mendengar adanya izin dari pemerintah daerah untuk dapat melakukan perayaan malam Natal dan tahun baru.
Ery meminta masyarakat mencontoh tetangga Banten, yakni DKI Jakarta, yang tidak memperbolehkan adanya konser musik atau perayaan Natal dan tahun baru pada saat pandemi Covid-19.
"Kalau ya memang tidak boleh jangan bersikeras untuk boleh. Kalau mau menginap di hotel silakan saja. Kalau berlibur, ya boleh saja. Tapi tidak ada kegiatan hiburan, atraksi segala macam, itu tidak boleh," katanya di Mapolda Banten, Senin.
Ery mengatakan akan menindak tegas bagi siapa pun yang berusaha untuk menimbulkan kerumunan massa pada saat pandemi Covid-19.
Hal itu dilakukan agar tidak terjadi peningkatan kasus positif Covid-19 yang terus meningkat di Banten dan di daerah lainnya.
Dia mengimbau agar masyarakat tetap tertib dan ikut mengawasi jalannya pelaksanaan libur Natal dan tahun baru.
"Kalau ada yg melanggar ya kita tindak tegas, itu pasti. Personel yang kami terjunkan ke lokasi wisata ada 923 orang," ucapnya.
Perketat Keamanan
Jajaran Polda Banten memperketat pengamanan jelang perayaan ibadah Natal 2020 supaya umat beragama nasrani dapat beribadah secara aman dan nyaman.
Wakapolda Banten Brigadir Jenderal Ery Nursatari meminta agar para jemaat mematuhi protokol kesehatan selama beribadah.
Menurut dia, upaya itu dilakukan untuk mencegah penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).
"Ada jaraknya nanti diatur, setelah itu dilakukan pengamanan dengan petugas yang ada di gereja sehingga bersama-sama dapat mengantisipasi hal yang di luar keinginan," kata Ery, di Mapolda Banten, Senin (14/12/2020).
Sejauh ini, dia menilai, situasi di Banten relatif aman menjelang perayaan Natal.
Pihaknya berupaya menjaga dan mengawal proses kegiatan ibadah hingga selesai tepat pada waktunya.
Upaya itu dilakukan untuk mengantisipas ancaman gangguan keamanan dari pihak tak bertanggungjawab yang ingin mengganggu ketertiban umum. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/wakapolda-banten-brigjen-pol-ery-nursatari-1.jpg)