Fahmi Hakim Dorong Penguatan BUMD di Banten, Targetkan Dongkrak PAD

Ketua DPRD Provinsi Banten, Fahmi Hakim, menekankan pentingnya penguatan BUMD sebagai salah satu sumber pendapatan daerah.

Penulis: Ahmad Haris | Editor: Abdul Rosid
TribunBanten.com/Ahmad Haris
PAD BANTEN - Ketua DPRD Banten, Fahmi Hakim saat ditemui usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Banten Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis (23/4/2026). 

Laporan TribunBanten.com, Ahmad Haris

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten, Fahmi Hakim, menekankan pentingnya penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), sebagai salah satu sumber pendapatan daerah. 

Hal itu diungkapkan Fahmi Hakim saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Banten Tahun 2027 yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, langkah yang tengah didorong Gubernur Banten perlu diarahkan agar BUMD mampu berkontribusi signifikan terhadap dividen bagi pemerintah daerah.

Baca juga: Cuaca Banten, Jumat 24 April 2026: Pandeglang hingga Tangsel Diprediksi Hujan Ringan

“Penguatan BUMD menjadi bagian dari upaya meningkatkan pendapatan daerah. Ini juga harus dibarengi dengan regulasi yang mendorong percepatan pengembangan UMKM agar mampu memberikan kontribusi ekonomi yang lebih luas,” ujarnya.

Selain itu, Fahmi juga menyoroti isu kemiskinan yang masih menjadi pekerjaan rumah di Provinsi Banten. Ia mendorong pemerintah daerah untuk terus meningkatkan program rumah layak huni, serta memperkuat akses masyarakat terhadap sanitasi dan air bersih.

“Sinergi kebijakan antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan infrastruktur dasar,” katanya.

Baca juga: Anggota DPRD Banten Polisikan Korlap-Orator Aksi, Terkait Dugaan Fitnah dan Pencemaran Nama Baik

Fahmi turut mengingatkan tantangan perubahan iklim yang berdampak pada sektor pertanian. Kondisi cuaca yang tidak menentu, menurutnya, telah memengaruhi pola produksi, termasuk gagal panen akibat curah hujan tinggi.

“Ini perlu dimitigasi secara serius. Kita harus waspada karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat, khususnya petani,” jelasnya.

Di sisi lain, ia juga menyinggung kondisi geopolitik global yang turut memengaruhi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) industri. Hal ini dinilai berdampak pada biaya produksi dan pelaksanaan pembangunan di daerah.

“Dampak geopolitik ini harus diantisipasi agar pembangunan tetap berjalan optimal, termasuk dalam realisasi anggaran yang saat ini mulai berjalan,” ungkapnya.

Fahmi juga mengapresiasi kebijakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto yang tidak menaikkan BBM bersubsidi. Menurutnya, kebijakan tersebut membantu menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis.

“Ini menjadi kabar baik bagi masyarakat, sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Fahmi berharap Musrenbang RKPD 2027 dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam menuntaskan pembangunan di Banten.

“Kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci. Dengan sinergitas yang kuat, kita optimistis pembangunan di Provinsi Banten dapat berjalan maksimal sesuai dengan nilai-nilai Pancasila,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved