Breaking News:

Pilkada Tangerang Selatan

KPU Kota Tangsel Jelaskan Mengapa Partisipasi Pemilih Masih Jauh Dari Target yang Diharapkan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberitahu bahwa jumlah pertisipasi pemilih pada pemungutan suara tanggal 9 Desember 202

Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Tribunbanten.com/Zuhirna Wulan Dilla
Komisioner KPU Tangsel Divisi Sosialisasi, Ade Wahyu Hidayat. 

TRIBUNBANTEN.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberitahu bahwa jumlah pertisipasi pemilih pada pemungutan suara tanggal 9 Desember 2020 lalu, masih jauh dari target yang diharapkan.

Melansir dari TribunJakarta.com, mencatat pernyataan Komisioner KPU Tangsel Divisi Teknik Penyelenggaraan, Achmad Mujahid Zein pada Rabu (18/12/2019) silam, mengatakan bahwa target partisipasi mencapai 70% dari jumlah pemilih.

Di beberapa media lain, target disebutkan juga mencapai 75% bahkan 77%.

Bak jauh panggang dari api, target tersebut seperti mengawang-awang.

Pasalnya, partisipasi pemilih yang sudah direkap berdasarkan penghitungan di panitia pemilihan kecamatan (PPK), hanya 60,28%.

Namun, perolehan tersebut masih disyukuri oleh Komisioner KPU Tangsel Divisi SDM dan Partisipasi Masyarat, Ade Wahyu Hidayat.

Baca juga: Meski Sudah Divaksin, Protokol Kesehatan 3M Harus Tetap Dipatuhi

Baca juga: Bawaslu: Pilkada di Empat Kabupaten/Kota di Banten Berlangsung Aman, Tak Ada Penyebaran Virus Corona

Menurutnya, prosentase tersebut sudah progres jika dibandingkan partisipasi pemilih pada Pilkada Tangsel 2015 yang hanya 56%.

"Alhamdulillah ada kenaikan dari 56% ke 60,28%, berdasarkan hasil berjenjang rekap di tingkat kecamatan. Itu setelah kita hitung di angka 60,28%," ujar Ade di Hotel Grand Zuri, Serpong, Rabu (16/12/2020).

Ade mengungkapkan ada setidaknya dua kendala yang mengakibatkan masyarakat pemilih Tangsel enggan datang ke TPS.

Pertama adalah masih mengancamnya wabah Covid-19 yang risiko penularannya lebih besar pada kerumunan. 

Selain itu, faktor cuaca juga disebut menjadi kendala. Terlebih pada pemungutan suara Rabu (9/12/2020) lalu, turun hujan sejak pagi.

"Selain pandemi, menurut saya terkait cuaca ya. Karena pada saat pemungutan suara hujan ya. Itu kan menjadi kendala juga," ujarnya. 

Baca juga: Kasus Covid-19 di Indonesia Mencapai 636.154, Terjadi Kenaikan Kasus Covid-19 di Banten dan Jakarta

Baca juga: Gaji Karawang Trending di Twitter, Berapa Besaran UMK di Sana?

Usai pemungutan suara, tahapan Pilkada Tangsel masih berlanjut. Saat ini sedang berlangung rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil di tingkat kota.

Sebagai informasi, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Tangsel 2020 adalah sebanyak 976.019 pemilih. 

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Partisipasi Pemilih di Pilkada Tangsel 2020 Masih Jauh dari Target, Komisioner Ungkap Kendalanya

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved