Breaking News:

RS Darurat Wisma Atlet Tetap Terima Pasien Covid-19 OTG

RSD Wisma Atlet dapat kembali menampung pasien OTG jika kapasitas pasien mulai berkurang karena pasien yang sembuh.

Editor: Yudhi Maulana A
Tribunnews/Danny Permana
Petugas Palang Merah Indonesia (PMI) bersiap melakukan penyemprotan cairan disinfektan untuk membersihkan Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Sabtu (21/3/2020). Pemerintah telah menyiapkan Wisma Atlet Kemayoran sebagai rumah sakit darurat penanganan virus COVID-19, dan tempat tersebut akan menjadi rumah isolasi bagi pasien mulai Sabtu 21 Maret 2020. 

TRIBUNBANTEN.COM -  Rumah Sakit  Darurat (RSD) Covid-19 di Wisma Atlet belakangan santer diberitakan tidak menerima lagi pasien Covid-19 yang tanpa gejala (OTG) karena kapasitas tampungnya telah mencapai 80 persen.

Kordinator RSD Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI Tugas Ratmono membenarkan beberapa minggu belakangan hanya satu tower yang dipakai untuk menangani pasien OTG.

Sedangkan ada 3 tower RSD yang dipakai untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Namun bukan berarti RSD Wisma Atlet sama sekali tidak menerima pasien dengan tanpa gejala (OTG).

"Bukannya tidak menerima sama sekali, hanya saja harus bergiliran, mudah-mudahan ini menjadi langkah yang baik," kata Tugas dalam talk show BNPB, Rabu (23/12/2020).

Baca juga: Rahayu Saraswati Akui Gugat Hasil Rekapitulasi Suara Pilkada Tangsel 2020 ke MK Atas Masukan Relawan

Baca juga: Berkode 555, Polisi Sebut 201 Kilogram Sabu di Petamburan Diduga untuk Pesta Tahun Baru

Tugas mengatakan tidak sepenuhnya pasien OTG tidak diterima di Wisma Atlet, hanya saja bergantian dengan RSD yang ada di Pademangan jika kapasitas tower OTG sudah mulai penuh.

RSD Wisma Atlet dapat kembali menampung pasien OTG jika kapasitas pasien mulai berkurang karena pasien yang sembuh.

"Saat ini tower 5 huniannya 69,8 persen. Masih ada 400 bed lebih untuk menampung. Dan akan kita siapkan tower 8 agar tower OTG optimal memberikan pelayanan pada pasien," ujarnya.

Tower 5 di RSD Wisma Atlet dan tower 8 di Pademangan diterangkannya memang dikhususkan bagi pasien OTG.

Adanya pengaturan kapasitas tower OTG diterangkan Tugas agar memberikan kenyamanan tidak hanya kepada pasien, namun juga kepada tenaga medis maupun relawan lainnya yang bekerja di Wisma Atlet.

Baca juga: Wisma Atlet Siap Tampung Ribuan Pasien Corona, RS Khusus Corona di Pulau Galang Hampir Kelar

Baca juga: Ditolak RSD Covid-19 Wisma Atlet, Pengungsi Afganistan Hamil Itu Bahagia Dirawat di RLC Tangsel

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved