Ditolak RSD Covid-19 Wisma Atlet, Pengungsi Afganistan Hamil Itu Bahagia Dirawat di RLC Tangsel
Perhatian dan pelayanan baik dari orang-orang yang berada di RLC membuat HQ seperti mendapat keluarga baru di negeri orang.
Penulis: Zuhirna Wulan Dilla | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan TribunBanten.com, Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG SELATAN - HQ (29), pengungsi asal Afganistan yang tengah hamil dan positif Covid-19 menjalani perawatan di Rumah Lawan Covid-19 (RLC) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) setelah sempat ditolak pihak Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.
Rasa bahagia diungkapkan HQ karena ia mendapat perawatan yang sangat baik disertai perhatian dari banyak tenaga medis selama berada di RLC hingga akhirnya dinyatakan sembuh dari Covid-19.
"Saya bahagia karena orang-orang di sini merawat saya sampai sehat dengan sangat baik," ujarnya di RLC, Tandon Ciater, Tangsel, Selasa (17/11/2020).
HQ mengungkapkan dirinya mendapat pelayanan yang baik dari para tenaga medis dengan pelayanan yang membuatnya nyaman.
Perhatian dan pelayanan baik dari orang-orang yang berada di RLC membuat HQ seperti mendapat keluarga baru di negeri orang.
"Saya diberikan ruangan yang bagus dan dokter spesialis kandungan juga selalu mengecek kondisi saya dan bayi dalam kandungan saya," tuturnya.
Baca juga: Ditolak Wisma Atlet, Akhirnya WNA Hamil Itu Dirawat di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel
Baca juga: Survei di 9 Provinsi di Indonesia, ini Rata-rata Biaya Pasien Covid-19, Tembus Ratusan Juta Rupiah
HQ yang terpapar Covid-19 saat ini tengah mengandung anak kedua yang berusia 25 minggu.
Anak pertamanya yang berusia 2 tahun juga terpapar virus corona dan dirawat di RLC.
HQ dan anak pertamanya mulai dirawat di RLC Tangsel pada 13 November 2020.
Setelah menjalani isolasi dan perawatan, ibu dan anak tersebut dinyatakan sembuh pada Minggu, 17 November 2020,
HQ dan putrinya merupakan pengungsi yang berad di penampungan di Pisangan, Ciputat Timur.
Diberitakan sebelumnya, adanya klaster Covid-19 di penampungan pengunsian di Ciputat Timur terungkap setelah adanya dua pengungsi yang positif Covid-19 dan dirawat di RLC Tangerang Selatan dan dirujuk ke RSD Covid-19 Wisma Atlet.
Akhinrya, pihak Puskesmas Pisangan melakukan swab test terhadap para pengungsi di di Komplek Jambusari, Kelurahan Pisangan, Ciputat Timur, Rabu (28/10/2020).
Hingga 17 November 2020, RLC telah merawat 866 orang pasien Covid-19 dan 789 pasien di antaranya telah dinyatakan sembuh. Selebihnya dirujuk ke beberapa rumah sakit.
Saat ini, RLC Tangerang Selatan masih merawat 54 orang pasien Covid-19.
Caption : WNA Asal Afghanistan berinisial HQ (29), saat ditemui di RLC, Tandon Ciater, Tangsel, Selasa (17/11/2020).