Kabupaten Tangerang
Berada di Zona Merah Kembali, RSUD Kabupaten Tangerang Dikabarkan Penuh
Kabupaten Tangerang kini terlihat kembali masuk ke zona merah penyebaran Covid-19.
TRIBUNBANTEN.COM - Kabupaten Tangerang kini terlihat kembali masuk ke zona merah penyebaran Covid-19.
Melansir TribunJakarta.com, saat masuk ke zona merah, kondisi rumah sakit tempat perawatan pasien Covid-19 di Kabupaten Tangerang justru penuh.
Baca juga: Sebanyak 7000 Tenaga Medis di Kabupaten Tangerang Terdaftar Penerima Vaksin Covid-19 Tahap Awal
Baca juga: Tak Ada Rekrutmen CPNS Untuk Guru, Wakil Ketua DPRD Banten: Sama Saja Memupus Cita-Cita Guru
Contohnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang yang kondisinya sudah penuh, mulai dari ruang isolasi sampai kamar ICU khusus pasien Covid-19.
"Betul semuanya (kamar) sudah penuh," ungkap Humas RSUD Kabupaten Tangerang, Mohamad Rifki saat dikutip dari TribunJakarta.com, Selasa (5/1/2021).
Padahal, RSUD Kabupaten Tangerang sendiri adalah rumah sakit rujukan utama pasien Covid-19.
Karena alasan itulah, lanjut Rifki, RSUD Kabupaten Tangerang terus kebanjiran pasien Covid-19 yang ingin dirawat karena punya gejala.
"Ada 91 tempat tidur di RSUD Kabupaten Tangerang khusus Covid-19, termasuk 10 tempat tidur ICU semuanya sudah terisi," ujar Rifki.
Ia mengatakan, saat ini masih mengalami lonjakan pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) khusus COVID-19.
Pasalnya, setiap hari pasien lalu lalang berdatangan.
"Makanya masih kita berlakukan buka tutup sejak Desember 2020 lalu," sambung Rifki.
Sebagai informasi, pasca-libur Natal dan Tahun Baru 2021, Tangerang Raya kembali memasuki zona merah penyebaran Covid-19.
Tangerang raya sendiri meliputi Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, dan Tangerang Selatan.
Terakhir yang masuk zona merah adalah Kabupaten Tangerang pada sebelumnya telah bertahan beberapa bulan di zona oranye penyebaran Covid-19.
Data tersebut didapati dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten sejak 4 Januari 2021.
Baca juga: Gojek-Tokopedia Akan Merger, Nilai Ekonomi Sampai US$ 18 Miliar
Baca juga: Bappenas Sebut Data Bansos Adalah Hal Utama yang Harus Segera Diperbaiki
Dimana, terdapat 393 pasien Covid-19 di Kabupaten Tangerang sedang menjalani perawatan dan 107 orang meninggal karena virus tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/rsud-kabupaten-tangerang.jpg)