News
Polisi Meringkus Dua Tersangka Penjual Judi Online Beromzet 1,2 Juta Per Hari
Dua pelaku penjual togel (judi online) diamankan Kepolisian Sektor Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
TRIBUNBANTEN.COM - Dua pelaku penjual togel (judi online) diamankan Kepolisian Sektor Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Dilansir TribunKaltim.co, Jual togel dijadikan sebagai usaha sampingan, dua pelaku yang berprofesi sebagai pekerja bengkel dan jasa pangkas rambut ini akhirnya dibekuk polisi.
Tersangka berinisial SW (47), warga Jalan Trisari Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda diamankan di bengkelnya.
Sedangkan pelaku lain berinisial AR (40), warga Jalan Pramuka, Kelurahan Sempaja Selatan, Kota Samarinda diamankan di rumahnya.
Baca juga: Pria Bersimbah Darah di Kontrakan Panongan, Diduga Alami Pendarahan Usai Cuci Darah
Baca juga: Seorang Pria Bacok Pedagang Hingga Luka Berat, Kesal Karena Tertipu Saat Beli Kabel
Kapolsek Samarinda Ulu Ricky Ricardo Sibarani melalui Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu, Iptu Fahrudi mengatakan jajarannya mendapat informasi dari masyarakat, bahwa keduanya menjual togel dengan cara online.
Tindakan dua pelaku ini tentunya tidak dibenarkan.
Kepolisian langsung melakukan penyelidikan terhadap kedua pelaku.
Mendapat cukup bukti, akhirnya pada Senin (21/12/2020) lalu di kediaman serta tempat kerja tersangka dilakukanlah penangkapan.
"Setelah cukup bukti, pelaku (AR) langsung kami amankan dan kemudian melakukan pengembangan ke atas (bandar judi togel online) yang ternyata sudah melarikan diri," ucap Iptu Fahrudi, dikutip dari TribunKaltim.co, Kamis (7/1/2021).
Setelah mengamankan AR dan kaburnya sang bandar togel berinisial RS, jajaran kepolisian kemudian mengarah pada pelaku lain yang ikut menjual togel, yang berhasil diamankan, yakni SW.
"Kami kembangkan, akhirnya berhasil mengamankan SW yang merupakan rekan pelaku RS. SW diamankan dengan satu ponsel yang di dalamnya ada catatan pemesan (togel online) serta barang bukti lain berupa uang Rp 175 ribu dan Rp 250 ribu.
Dari pengakuan SW, ia menjual togel online ini hanya sebagai uang tambahan.
Lantaran penghasilan di bengkel selama pandemi covid-19 atau Virus Corona menurun.
"Dari penghasilan penjualan saya ambil 20 persen dari yang didapat. Sebelum corona biasanya per hari itu Rp 1,2 juta," tutur ayah dua anak tersebut.
"Jual togel berdua. Jualnya lewat sms aja. Duitnya bisa disetor (ke RS) biasanya besok atau langsung datang hari itu juga. Orang pasang paling kecil Rp 5 ribu hingga Rp 20 ribu saja. Dikut-dikit aja pasangnya tapi banyak," kata pelaku SW saat ditemui di Polsek Samarinda ulu, Kamis (7/1/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/judi.jpg)