Breaking News:

Tidak Semua Warga Disuntik Vaksin Covid-19, Begini Penjelasan Dinkes Pandeglang

Tahap pertama diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan berikutnya adalah aparat pemerintahan dan berlanjut ke warga.

Penulis: Wijanarko | Editor: Abdul Qodir
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi vaksinasi 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Wijanarko

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Pandeglang dilakukan secara bertahap mulai 22 Januari 2021.

Tahap pertama diperuntukan bagi tenaga kesehatan dan berikutnya adalah aparat pemerintahan dan berlanjut ke warga.

Namun, tidak semua warga akan mendapat vaksin Covid-19 merek Sinovac produksi China ini.

Ketua Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang Ahmad Sulaiman mengatakan ada beberapa syarat sekaligus skala prioritas penerima vaksin Covid-19.

Di antaranya umur sekitar 18 samapi 59 tahun, tidak memiliki riwayat penyakit berat atau tidak sedang mendapatkan terapi aktif jangka panjang terhadap penyakit kelainan darah, dan tidak sedang dalam keadaan sakit.

"Dan belum pernah terkonfirmasi menderita atau sudah sembuh diri Covid-19," ujar Ahmad Sulaiman yang juga Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pandeglang ini kepada TribunBanten.com, Kamis (7/1/2021).

Menurut Sulaiman, Dinkes Kabupaten Pandeglang telah melakukan persiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di Pandeglang.

Salah satunya adalah pendataan tenaga kesehatan di Pandeglang.

Tercatat, ada 2.340 tenaga kesehatan yang teresebar di rumah sakit dan 36 puskesmas di Pandeglang.

"Rencananya tanggal 14 Januari nanti, Bupati orang yang pertama yang akan divaksin. Setelah itu tanggal 22 Januari, akan dimulai untuk seluruh nakes," imbuhnya.

Baca juga: Gubernur Wahidin Halim Bukan Orang Pertama Divaksinasi Covid-19 di Banten, Ini Penyebabnya

Baca juga: 708 Lokasi Pelaksanaan Vaksinasi Sinovac di Banten

Vaksin Covid-19 tiba di Banten
Vaksin Covid-19 tiba di Banten (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Teknis vaksinasi Covid-19 lebih kurang sama seperti proses vaksinasi pada umumnya.

"Agak mirip dengan kegiatan vaksinasi pada umumnya. Hanya saja ini sekalanya lebih besar. Nanti akan kami buatkan jadwal di tiap-tiap puskesmas," jelasnya.

Ia memastikan vaksin Covid-19 merek Sinovac ini aman untuk digunakan mengingat sudah melewati uji klinis dari para ahli.

Provinsi Banten memperoleh kuota Vaksin Sinovac tahap I sebanyak 14.560 vial. Nantinya, belasan ribu vial vaksin tersebut disebar ke delapan kabupaten/kota di Banten.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved