Breaking News:

TPSA Cilowong Serang Kelola Sampah Jadi Pupuk Kompos dan Disinfektan

Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong memiliki pengelolaan pupuk kompos sendiri yang berbahan sampah.

TribunBanten.com/Khairul Maarif
Suasana di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Kota Serang 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Maarif

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong memiliki pengelolaan pupuk kompos sendiri yang berbahan sampah.

TPSA Cilowong berada di Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Banten dan beroperasi sejak tanggal 5 April 1995.

"Pada awalnya TPSA Cilowong milik Pemerintah Kabupaten Serang, namun pada tahun 2009, TPSA jadi milik Pemerintah Kota Serang karena berada di wilayah Kota," jelas salah staf Tata Usaha UPTD TPSA Cilowong, Mualimin kepada Tribunbanten.com saat ditemui di TPSA Cilowong, Senin (11/01/2021).

Ia menjelaskan, sampah yang ada di lokasi TPSA Cilowong dikelola menjadi pupuk kompos.

"Kita menggunakan tambang kompos yang dibuat secara alami, sampah yang bertahun-tahun kita kelola menjadi pupuk kompos," tambah Mualimin.

Dari pengelolaan ini, Mualimin mengharapkan tidak ada kandungan logamnya agar dapat berguna untuk tanaman.

Baca juga: Buang Sampah ke TPSA Cilowong, Pemkot Tangsel Tawarkan Bantuan Rp 48 Miliar Untuk Pemkot Serang

Baca juga: Warga Terkejut Melihat Bayi Telanjang di Bak Sampah di Pulomerak Kota Cilegon Dini Hari Tadi

"Untuk saat ini kita uji coba sendiri di tanaman yang ada di sini soalnya kita juga masih dalam proses uji laboratorium," jelasnya.

Nantinya jika memang kandungan logamnya tidak ada, pengelolaan sampah menjadi pupuk kompos akan memiliki nilai jual.

"Nantinya jika dikatakan layak akan dapat dimanfaatkan ke Dinas, Pertanian, Perkebunan, dan para petani agar tidak memakai bahan kimia terus," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: Khairul Ma'arif
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved