Tragedi Sriwijaya Air
Kapten Didik Gunardi Ditemukan, Keluarga Ikhlas Meski Sempat Buang Karangan Bunga: Apapun Kondisinya
Kakak kandung Captain Didik, Inda Gunawan (58) mengatakan pihak keluarga sudah menerima kabar tersebut.
Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Entah di RS, di Bekasi, atau di mana, saya belum tahu.
Yang jelas Rabu pagi dari maskapai akan serah terima jenazahnya.
Sebelumnya, pihak keluarga sempat berharap kalau Kapten Didik Gunardi bisa ditemukan dalam kondisi selamat.
Baca juga: Daftar 29 Korban Sriwijaya Air SJ 182 Teridentifikasi, Ada Bayi 11 Bulan yang Hendak Bertemu Ayahnya
Baca juga: Kisah-kisah Mengharukan Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Rute Jakarta-Pontianak
Keluarga bahkan menyingkirkan karangan bunga hingga mematikan siaran TV.
"Kami masih berharap ada keajaiban, meskipun sekecil apapun," kata Kakak kandung Didik, Inda Gunawan (57)di rumah duka Perumahan Vida Bumipala RT08/11 Pedurenan, Mustikajaya, Kota Bekasi, Senin (11/1/2021).
"Barangkali Tuhan berkehendak mudah-mudahan bisa ditemukan dalam keadaan hidup," imbuh Inda.
Kapten Didik Gunardi (49) merupakan pilot Maskapai Nam Air.
Dia menumpang Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak bersama lima kru.
Rencananya, pada Minggu (10/1/2021), Kapten Didik dan krunya akan berangkat menerbangkan pesawat Nam Air dari Pontianak tujuan Solo atau Surabaya.
Menyusul belum jelasnya informasi, pihak keluarga sampai menutup akses informasi dari media televisi.
Hal ini dilakukan agar keluarga di rumah dapat tetap berharap dan berdoa.
Terlebih istri Didik bernama Ari Kartini (40).
Ari Kartini tak kuasa melihat pemberitaan di televisi yang mengabarkan penemuan puing pesawat, bahkan beberapa potongan tubuh diduga penumpang.
Baca juga: Rumah Korban Sriwijaya Air di Serang Dibobol Maling, Stroller Bayi, Tabung Gas Hingga Sepeda Raib
Baca juga: Para Pengantin Baru yang Tenggelam Bersama Sriwijaya Air, Istri Hamil Muda Hingga Gagal Unduh Mantu
"Begini ya, kalau informasi ditemukan atau belum, kita belum juga belum bisa memberikan informasi."
"Karena apa, di rumah ini juga informasi ini ditutup," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kapten-didik-gunardi-pilot-nam-air.jpg)