Masuk Destinasi Wisata Super Prioritas, Tanjung Lesung Banten Tersedia Jaringan 4G
Tanjung Lesung di Banten sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) unggulan prioritas akan disediakan signal 4G
TRIBUNBANTEN.COM, BANTEN - Tanjung Lesung di Banten sebagai salah satu Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) unggulan prioritas akan disediakan signal 4G.
Sebanyak lima lokasi wisata masuk KSPN unggulan prioritasi.
Yaitu, Morotai di Maluku Utara, Tanjung Kelayang di Bangka Belitung, Tanjung Lesung di Banten, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Bromo-Tengger-Semeru di Jawa Timur.
Baca juga: Tanjung Lesung Destinasi Wisata Favorit di Banten, Pilihan Wisatawan di Era New Normal
Baca juga: Tanjung Lesung Pesona Wisata di Banten, Dikemas dengan Konsep Sport Tourism
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan pihaknya akan membantu menyiapkan coverage signal 4G yang memadai, baik kecepatannya maupun kualitas sinyalnya di lima destinasi super prioritas.
Menurutnya, beberapa program di sektor telekomunikasi dan informatika mulai dari pembangunan infrastruktur TIK di seluruh wilayah Indonesia, serta pembangunan infrastruktur TIK akan diselesaikan.
“Sehingga pada 2022 nanti jaringan telekomunikasi atau tersedianya sinyal di seluruh wilayah administratif pemerintah, pemukiman penduduk, dan di 5 destinasi super prioritas itu bisa terlaksana, baik 2G, 3G, dan bahkan 4G," ujar Johnny dalam keterangan, Selasa (19/1/2021).
"Untuk itu, marilah bersama-sama saling mendukung, memperkuat kerja kolaborasi dan koordinasi untuk mencapai hasil yang maksimal,” katanya.
Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan selain infrastruktur seperti jalan, listrik, dan air, saat ini infrastruktur telekomunikasi atau jaringan khususnya sinyal telekomunikasi sangat diperlukan bagi wisatawan yang sedang berkunjung.
“Upaya ini sesuai arahan Presiden Jokowi untuk menyiapkan secara total destinasi super prioritas. Saat ini kita melihat bahwa telekomunikasi dan informatika bukan lagi sebagai infrastruktur tambahan, melainkan infrastruktur utama. Karena begitu kita mendarat di 5 destinasi super prioritas, kita akan nyalakan smartphone atau handphone kita dan kita akan sangat bergantung kepada coverage signal,” ujar Sandiaga.
Menparekraf Sandiaga juga menceritakan pengalamannya ketika mengunjungi langsung salah satu destinasi super prioritas di Labuan Bajo, yaitu Pasir Panjang di Pulau Rinca.
Di destinasi tersebut sinyal belum sepenuhnya baik. Selain itu, di daerah Wonosobo terdapat desa kreatif yang mengekspor tiwul instan ke Timur Tengah namun sayangnya, sarana telekomunikasi di wilayah tersebut masih sangat kurang.
Oleh karena itu, kolaborasi yang dilakukan dengan Kemenkominfo ini sangat diperlukan untuk mendukung infrastruktur TIK terutama di desa-desa wisata dan mendorong ekonomi kreatif khususnya UMKM di seluruh wilayah Indonesia.
“Saya yakin dengan koordinasi dan kolaborasi yang kita bangun akan memberikan manfaat yang baik, khususnya sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sekarang ini menghidupi sekitar 34 juta masyarakat Indonesia,” kata Sandiaga.
Baca juga: Warga Rangkasbitung Bisa Nikmati Jalan Tol ke Serang Mulai April 2021, Jakarta-Tanjung Lesung 4 Jam
Baca juga: 90 Persen Hotel di Anyer-Tanjung Lesung Sudah Terisi Saat Libur Panjang Maulid Nabi Muhammad SAW
Untuk diketahui, pengelolaan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dilakukan dengan cara menerapkan sport tourism.
Pengembangan terus diupayakan PT Banten West Java selaku pengelola KEK Tanjung Lesung demi bisa menambah daya tarik destinasi wisata yang berada di Pandeglang-Banten ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kawasan-ekonomi-khusus-tanjung-lesung.jpg)