Pedagang Daging Sapi Pasar Ciruas Kabupaten Serang Berencana Mogok Jualan Mulai Hari ini

Keadaan ini diperparah dengan adanya pandemi Covid-19 hingga saat ini.

Tayang:
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Agung Yulianto Wibowo
Dokumentasi Tribun Jateng
ilustrasi pedagang daging sapi. 

"Harga bakalan sapi Australia naik, dan membeli sapi susah karena tidak semua feedlot menjual banyak ke RPH. Orang punya duit banyak juga belum tentu bisa membeli sapi dari feedlot," ungkap Idris.

Ia mengaku setiap hari dapat menyembelih 10 sampai 20 ekor sapi setiap harinya, sesuai permintaan dari para pedagang sapi langganannya.

"Sehari 10 sampai 20 ekor. Tergantung permintaan dari pedagang," jelasnya

Dari informasi yang dihumpun, kenaikan harga sapi bakalan (sapi hidup) dari suplier ke RPH sebesar Rp 4.000 per kilogram sapi hidup.

Sebelumnya, berkisar antara Rp 1.000-Rp 2.000 ribu per kilogram sapi hidup.

"Kenaikan ini melebihi kenaikan harga pada saat lebaran. belum ke karkas bisa naik dua kali lipat lagi. Misal di sapi hidup kita naik seribu tapi di karkas kita naik sampai dua ribu," pungkas Idris.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pedagang Daging Sapi Jabodetabek Mogok Jualan Mulai Hari Ini, Apa Alasannya?"

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Harga Sapi Meroket Tinggi, Pedagang di Tangerang Bingung Mau Mogok Jualan

Sumber: Tribun Banten
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved