BPS: 11,9 Juta Jumlah Penduduk Banten, Mayoritas Tinggal di Perbatasan dengan DKI Jakarta

Pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten telah merilis hasil sensus penduduk di Provinsi Banten pad tahun 2020.

Tayang:
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Glery Lazuardi
istimewa
Sensus Penduduk Online 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Pihak Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten telah merilis hasil sensus penduduk di Provinsi Banten pad tahun 2020.

Berdasarkan data yang diperoleh Tribunbanten.com, setidaknya terdapat 11,9 juta jiwa orang tinggal di Banten dan terjadi kenaikan sekitar 1,5 juta jiwa dari 10 tahun yang lalu.

Baca juga: Desa Adat Baduy, Surganya Durian Terbaik di Banten

Baca juga: Polda Banten Ungkap Kasus Penyelundupan 24 Ribu Benur Lobster

Kepala BPS Provinsi Banten, Adhi Wiriana mengatakan dari jumlah 11,9 juta masyarakat yang telah terverifikasi oleh Disdukcapil yang ada di masing-masing Kabupaten/Kota yang ada, hampir 6,5 juta orang tinggal di daerah Tangerang Raya atau dekat dengan perbatasan DKI Jakarta.

"Meskipun luas geografisnya hanya sebesar 14 persen wilayah Banten, namun wilayah Tangerang dihuni oleh 6,5 juta penduduk atau 54,56 persen penduduk Banten," katanya saat dihubungi, Jumat (22/1/2021).

Kemudian jumlah penduduk yang tinggal cukup besar di Banten lainnya yaitu Serang-Cilegon sebanyak 2,75 juta orang.

Menurutnya untuk di Kota Cilegon sendiri sebetulnya angka masyarakat yang berada disana terbilang kecil ketimbang dengan daerah yang lainnya di Banten.

Dan untuk di wilayah Pandeglang-Lebak jumlah masyarakat yang tinggal disana mencapai 2,70 juta orang.

"Angka ini selaras hasil penghitungan jumlah penduduk berdasarkan data adminduk yang dilakukan oleh Ditjen Dukcapil kondisi Desember 2020 sebanyak 11,64 juta jiwa," kata dia.

Secara keseluruhan, BPS mencatat data jumlah penduduk di Indonesia hingga September 2020 sebanyak 270,2 juta jiwa.

Angka tersebut meningkat 32,57 juta jiwa dari total penduduk Indonesia pada tahun 2010 yang baru sebanyak 237,63 juta jiwa.

Jika di rata-rata, setiap tahun dalam kurun waktu satu dekade terakhir jumlah penduduk Indonesia meningkat 1,25%.

Laju pertumbuhan itu lebih rendah ketimbang periode tahun 2000-2010 yang rata-rata pertambahan penduduk setiap tahun mencapai 1,49%.

Kepala BPS Suhariyanto juga menyampaikan jumlah penduduk Indonesia terbanyak berada di Jawa, yakni mencapai 151,6 juta jiwa. Angka ini setara 56,1% total penduduk di Indonesia.

Sumatera menampung jumlah penduduk terbanyak di urutan ke-2 dengan 58,6 juta jiwa (21,68%), Sulawesi 19,9 juta jiwa (7,36%), Kalimantan 16,6 juta jiwa (6,15%), Bali dan Nusa Tenggara 15 juta jiwa (5,54%), serta Maluku dan Papua 8,6 juta jiwa (3,17%).

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved