Duel Maut Dua Debt Collector Hingga Tewas Berawal Saling Ejek di WhatsApp, Mulanya Mereka Berteman

Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto menjelaskan, duel maut dua debt collector itu berlangsung di Stadion Hoegeng

Editor: Abdul Qodir
Kompas.com/Ari Himawan
Polisi menunjukkan barang bukti dan tersangka penganiayaan SBR di Mapolres Pekalongan Kota Jawa Tengah, Jumat (12/2/2021) dini hari. - Duel Maut Dua Debt Collector Hingga Tewas Berawal Saling Ejek di WhatsApp, Mulanya Mereka Berteman 

TRIBUNBANTEN.COM - SBR (35) dan Bambang Siswanto yang sama-sama berprofesi sebagai debt collector leasing sebenarnya berteman.

Namun, akibat saling ejek di grup WhatsApp (WA), salah satu dari mereka tersinggung hingga dilayani duel satu lawan satu di Stadion Hoegeng Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

Bambang Siswanto yang sudah terpojok akhirnya tewas lantaran tetap dihajar oleh SBR.

"Awalnya ada perkataan korban yang tidak enak di WhatsApp terus saya diajak single (duel) sampai berkelahi," kata SBR, di Mapolres Pekalongan Kota, Jumat (12/2/2021) dini hari.

   

Setelah melihat rekannya tewas, SBR kabur ke Bojonegoro, Jawa Timur.

  

  

SBR mengaku memilih kabur karena takut ditangkap polisi.

  

  

Baca juga: Kalah Duel dengan Pemilik Rumah Makan, Maling Bertato Langsung Minta Ampun

Baca juga: Wanita Pedagang Sayur Itu Sempat Memohon Jangan dan Teriak Anak Saya Banyak Sebelum Dibunuh

  

Ilustrasi penganiayaan
Ilustrasi penganiayaan (Net)

Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto menjelaskan, duel maut dua debt collector itu berlangsung di Stadion Hoegeng Kota Pekalongan, Jawa Tengah, pada 7 November 2020 lalu.

  

   

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved