Breaking News:

Sampah Kerap Menumpuk di Terowongan Kidemang, Komunitas Gaspool Pasang Spanduk Peringatan

pemasangan pagar ini dimaksudkan agar masyarakat dan pengguna jalan tidak lagi asal membuang sampah.

TribunBanten.com/Wijanarko
Spanduk dilarang buang sampah sembarangan terpasang di samping Terowongan Kidemang, Kota Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Wijanarko

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Komunitas Gaspool (Gerakan Anak Muda Se-Pabuaran Paling Pool), Sabtu (20/2/2021) kemarin, membuat sebuah pagar dan memasang spanduk peringatan di samping Terowongan Kidemang, Kota Serang

Pagar kayu sederhana dengan tinggi kurang lebih dua meter ini terlihat membentang dari pintu masuk terowongan sampai ke tiang listrik. 

Terlihat juga spanduk berukuran 3×1 meter bertuliskan 'Wayahe Napiik Buang Sampah Ning Rikii' atau yang artinya 'Tolong Jangan Buang Sampah Di Sini', terpajang persis di samping pagar tersebut. 

Anggota Gaspool, Muhidin menuturkan bahwa pemasangan pagar ini merupakan ide dari Warga Kampung Pabuaran, Unyur.

"Ada masyarakat kita yang laporan banyak orang yang buang sampah sembarangan, maka dari itu kita berkoordinasi dengan Lurah Unyur dan Camat Serang buat cari cara bagimana biar engga ada lagi sampah di situ, akhirnya tercetuslah ide buat pagar itu," ujar Muhidin saat ditemui TribunBanten.com di kantor sekretariat Gaspool.

Baca juga: Kreativitas Warga Kota Cilegon, Sampah Plastik Didaur Ulang Jadi Barang Layak Pakai

Baca juga: Budidaya Maggot BSF di Banten, Manfaat untuk Penanganan Sampah dan Pakan Ternak

Menurut Muhidin, pemasangan pagar ini dimaksudkan agar masyarakat dan pengguna jalan tidak lagi asal membuang sampah.

"Kita bukan maksud melarang warga lain  buat buang sampah di situ, cuma harus dengan tertib. Dari DLH itu sering komen, kenapa sambah bisa sampai ke jalan," ucapnya.

Ia menuturkan bahwa pembuatan pagar tersebut dibantu oleh kurang lebih 10 personel anggota Gaspool.

"Hadir juga, ketua RT 01, Ketua RT 03, Ketua RT 05 dan Ketua RW 04 Pabuaran," jelasnya.

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB, dan selesai pukul 14.00 WIB.

"Dari pukul 09.00 WIB, kita awalnya gotong royong dahulu bersihin sampah. Setelah bersih, barulah pukul 12.00 WIB kita lanjut pemasangan pagar dan spanduknya," ucapnya.

Ia berharap, dengan dipasangnya pagar dan spanduk imbuhan ini, masyarakat jadi lebih sadar dan tidak lagi membuang sampah di tempat tersebut.

Penulis: Wijanarko
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved