Breaking News:

Kota Cilegon Tempati PDRB Per Kapita Tertinggi di Banten, Enam Besar di Indonesia

Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kota Cilegon, Banten menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten.

Instagram/@740aerialvideography
Alun-alun Kota Cilegon 

TRIBUNBANTEN.COM, BANTEN - Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita Kota Cilegon, Banten menjadi yang tertinggi di Provinsi Banten.

Bahkan, Kota Cilegon termasuk peringkat keenam di Indonesia.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Cilegon, PDRB per kapita Kota Cilegon, Banten, mencapai Rp 238,44 juta pada 2019.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Kota Cilegon Rizki Budi Prasetyo.

Baca juga: BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Banten Bertambah, Mayoritas Tinggal di Perkotaan

Baca juga: Profil Kepala BPS Banten Adhi Wiriana: Zaman SMA Pernah Tawuran, Pertama Kali TikTok Lagu Abang Jago

Kepala Seksi Neraca Wilayah dan Analisis Statistik BPS Kota Cilegon Rizki Budi Prasetyo. mengatakan Kota Cilegon merupakan kota yang mengandalkan lapangan usaha Industri pengolahan dalam perekonomiannya, dengan kontribusi sebesar 54,28 persen.

Sedangkan jumlah penduduk Kota Cilegon pada tahun 2019 menjadi paling sedikit dibandingkan daerah lainnya di Banten, yakni sebanyak 416.866 orang.

"Kenapa Cilegon PDRB Per kapitanya sangat tinggi? Karena nilai dari produksi di Kota Cilegon sangat besar, terutama dari industri, dibagi dengan jumlah penduduk Kota Cilegon yang sedikit," kata Rizky kepada Kompas.com, Senin (22/2/2021).

Kemudian, PDRB per kapita Kota Cilegon disumbang dari lapangan usaha perdagangan besar dan eceran, serta reparasi mobil dan motor sebesar 12,07 persen.

Selanjutnya, lapangan usaha konstruksi menyumbang 7,82 persen; lapangan usaha pengadaan listrik dan gas sebesar 6,15 persen; dan lapangan usaha real estate memberikan sumbangan sebesar 6,28 persen.

Sementara peranan lapangan usaha lainnya secara keseluruhan menyumbang sebesar 13,4 persen.

"Di Kota Cilegon pertumbuhan ekonominya lebih baik dari pada kota- kota industri lainnya seperti di Tangerang, Kabupaten Serang, karena jenis industrinya berbeda, bukan pengolahan tapi padat karya," ujar Rizki.

Berdasakan kelompok lapangan usaha tersier atau jasa memberikan sumbangan sebesar 31,22 persen.

Untuk kelompok usaha primer dan sekunder memberikan sumbangan masing-masing sebesar 0,31 persen dan 68,47 persen.

Baca juga: Video Ketika Kepala BPS Banten Adhi Wiriawan Bermain TikTok

Baca juga: BPS: Ekonomi Banten Tahun 2020 Minus 3,38 Persen, Terburuk dalam 9 Tahun Terakhir, Terancam Resesi 

"Kalau di Cilegon, kelompok usaha sekunder jadi yang tertinggi. Industri pengolahan kimia seperti Chandra Asri, industri baja seperti Krakatau Steel dan pabrik-pabrik lainnya," kata Rizki.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PDRB Per Kapita Kota Cilegon Tertinggi di Banten, Keenam di Indonesia"

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved