Breaking News:

Virus Corona

Sudah Sewa Mahal-mahal, Rumah Isolasi Pasien Covid-19 di Pandeglang Ini Sepi Peminat

Menurutnya, biaya untuk sewa gedung PKPRI yang berada di Pandeglang tersebut tidaklah murah. Oleh karenanya, ia berharap agar dapat dimanfaatkan

Tribunbanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Sekda Kabupaten Pandeglang Pery hasanudin menunjukkan fasilitas kamar di Wisma PKPRI yang menjadi rumah isolasi atau karantina pasien Covid-19 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Pandeglang, Banten, tampak lengang pada Senin (22/2/2021). 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Wisma PKPRI yang dijadikan rumah isolasi atau karantina pasien Covid-19 Orang Tanpa Gejala (OTG) di Pandeglang, Banten, tampak lengang pada Senin (22/2/2021).

Dari sekitar 100 kapasitas kamar, hanya sembilan yang ada pasien di wisma yang terletak di Jalan Raya Labuan KM 3 Majasari, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang itu.

Sekda Kabupaten Pandeglang, Pery Hasanudin mengatakan, sejauh ini pihaknya telah menyiapkan ruang isolasi mandiri serta melakukan pengecekkan kepada petugas yang berada di sana.

Menurutnya, biaya untuk sewa gedung PKPRI yang berada di Pandeglang tersebut tidaklah murah. Oleh karenanya, ia berharap agar dapat dimanfaatkan dengan baik.

Asda I Bidang Pemerintahan Pemkab Pandeglang, Ramadhani sempat menyampaikan, wisma PKPRI telah disewa selama tiga bulan dengan alokasi anggaran dari APBD Pandeglang sebesar Rp180 juta.

"Jika ada yang positif isolasilah disini sehingga tidak menyebar kepada keluarga lainnya. Pemerintah menyediakan ini untuk dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya saat ditemui, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Pandemi Covid-19 Belum Berakhir, Ditemukan Flu Burung Menginfeksi Manusia untuk Pertama Kali

Baca juga: Mandikan Jenazah Pasien Covid yang Bukan Muhrim, 4 Petugas Medis Jadi Tersangka Penistaan Agama

Pery pun bingung dengan kondisi ini.

Padahal, saat ini justru jumlah kasus Covid-19 di Pandeglang mencapai 1.516 orang dan terjadi peningkatan dari Januari sampai Februari sebanyak 300 orang.

"Di sini (Wisma PKPRI) makan terjamin dan terkontrol karena ada petugas medis, saya harap semua komponen terlibat, jika ada masyarakat yang positif silahkan isolasi disini," tegasnya.

Ia pun saat ini terus melakukan upaya tindakan preventif dan kuratif untuk mensosialisasikan protokol kesehatan dalam rangka penekanan kasus terkonfirmasi positif.

Baca juga: Jokowi Teken PP soal Formulasi Upah Minimum Buruh. Ini Sejumlah Poin Pentingnya

Sementara itu, tenaga kesehatan yang bertugas di rumah isolasi tersebut, Meti menyampaikan, sejak dibuka pada 14 Oktober 2020, sejauh ini total baru 87 OTG yang pernah menempati rumah isolasi ini.

Padahal, menurutnya, tempat isolasi OTG ini terbilang baik.

Selain pengecekkan kesehatan dan pengobatan, OTG juga mendapat fasilitas makan tiga kali setiap harinya.

"Keseluruhan ada 87 orang yang sudah melakukan isolasi, tapi itu sudah lama, sekarang tinggal 9 orang lagi," ujarnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved