Cukup Mengunduh iCilegon, Bisa Membaca 1.500 Judul Buku Secara Gratis di Mana dan Kapan pun

Masyarakat tak perlu repot-repot membawa buku atau datang ke perpustakaan.

Tayang:
Penulis: Khairul Maarif | Editor: Agung Yulianto Wibowo
TribunBanten.com/Khairul Maarif
Plt Kasi Pengelolaan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Cilegon, Widowati, sedang menunjukkan aplikasi iCilegon, Selasa (23/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) Kota Cilegon memiliki perpustakaan digital.

Perpustakaan digital itu berupa aplikasi iCilegon yang dapat memudahkan masyarakat mengakses buku bacaan.

Masyarakat tak perlu repot-repot membawa buku atau datang ke perpustakaan.

Aplikasi itu bisa diunduh di Play Store secara gratis, dan sudah bisa membaca e-book koleksi perpustakaan Kota Cilegon.

Baca juga: Koleksi 30 Ribu Eksemplar Buku, Perpustakaan Kota Cilegon Kembali Dibuka

Baca juga: Warga Kota Cilegon Berhak Ajukan Perbaikan Jalan Rusak ke Dinas PUTR

Baca juga: Kota Cilegon Tempati PDRB Per Kapita Tertinggi di Banten, Enam Besar di Indonesia

Aplikasi ini merupakan kerja sama DPAD dengan PT Woolu Aksara Maya untuk memudahkan akses masyarakat terhadap bacaan.

"Diharapkan juga dapat meningkatkan minat baca masyarakat Cilegon," ujar Plt Kasi Pengelolaan Perpustakaan, Widowati saat ditemui di kantornya, Selasa (23/2/2021).

Total ada sekitar 1.500 judul buku yang bisa dipinjam secara gratis di aplikasi iCilegon.

Buku yang terdapat di aplikasi iCilegon dapat dipinjamkan selama tiga hari dan bisa diperpanjang sekali selama tiga hari.

Aplikasi iCilegon diluncurkan bertepatan dengan hari ulang tahun Kota Cilegon ke-20 tahun pada 27 April 2018.

"Selama pandemi Covid-19, aplikasi iCilegon menjadi alternatif pelayanan yang diberikan DPAD kepada masyarakat," ucapnya.

Masyarakat hanya membutuhkan smartphone dan sambungan internet, kemudian tinggal mengunduh untuk mengakses buku bacaan di mana pun dan kapan pun.

Menurut Widowati, pengunduh yang menggunakan iCilegon terhitung masih sedikit.

"Sebenarnya itu pekerjaan rumah kami untuk menyosialisasikan iCilegon," ujarnya.

Perempuan berusia 42 tahun ini mengakui penggunaan iCilegon di masyarakat belum maksimal.

"Mungkin karena agak berbeda ya, kalau secara online dengan membaca buku langsung," katanya.

Di beberapa daerah sudah memiliki perpustakaan digital dan Kota Cilegon termasuk ke dalamnya.

Pengunjung iCilegon sampai saat ini dirasa kurang maksimal karena masih sangat minim.

"Paling setahun hanya 200-400 pengunjung yang mengakses iCilegon," ucap Widowati.

Ke depannya, perpustakaan Kota Cilegon akan memiliki channel YouTube yang dimanfaatkan untuk mendongeng.

"Sudah direncanakan sekarang lagi dalam tahap penyelesaian," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved