Breaking News:

Virus Corona di Banten

Penjelasan Dinas Kesehatan Banten terkait Lab Kabupaten Lebak Dilarang Periksa Sampel Swab PCR

Kabupaten Lebak sudah mempunyai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Namun, Labkesda tersebut dilarang melakukan testing swab berbasis PCR

TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Kabupaten Lebak sudah mempunyai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda). Namun, Labkesda tersebut dilarang melakukan testing swab berbasis polymerase chain reaction (PCR). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kabupaten Lebak sudah mempunyai Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

Namun, Labkesda tersebut dilarang melakukan testing swab berbasis polymerase chain reaction (PCR).

Baca juga: Antisipasi Laka Lantas, Jalan Rusak di Bundaran Mandala Kabupaten Lebak Diperbaiki

Baca juga: Lagi Mancing di Sungai Ciujung, Warga Lebak Kaget Temukan Mayat Mengambang

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti, menjelaskan terkait hal itu.

Menurut dia, alasan penutupan karena banyak berpengaruh terhadap kesehatan petugas dan untuk kesehatan masyarakat.

"Sebelum saya yang dipenjara, saya langsung tutup itu," ujarnya, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Kantor Dinkes Provinsi Banten. Rabu, (24/2/2021).

Dia menjelaskan ada syarat tertentu untuk mendapatkan izin operasional lab PCR.

Dia menegaskan buat apa ada lab, yang justru mencemarkan lingkungan masyarakat dan tidak memenuhi syarat-syarat standar yang ditetapkan.

Jika syarat-syaratnya belum dipenuhi, maka kata dia, pemerintah harus memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

"Jangan sampai pemberitaan itu justru, membuat masyarakat cemas. Pemerintah hadir harus dengan solusi," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved