Breaking News:

Puluhan Guru di Tangsel Gagal Disuntik Vaksin Corona, Ini Sebabnya

Puluhan guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan gagal menerima vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19).

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Ilustrasi vaksinasi 

TRIBUNBANTEN.COM, SERPONG - Puluhan guru di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan gagal menerima vaksin coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menggelar kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap kedua di SMPN 11 Tangerang Selatan, Serpong, pada Selasa (2/3/2021).

Lebih dari 500 guru mendaftar vaksinasi, lalu mereka menjalani proses screening atau pemeriksaan terlebih dahulu.

Bagi yang dinyatakan memenuhi persyaratan akan langsung disuntik vaksin.

Namun bagi yang dianggap tidak memenuhi persyaratan, vaksinasinya ditunda.

Baca juga: Pemkot Tangsel Siapkan 25.155 Dosis Vaksin Covid-19 Tahap 2, Target Selesai 10 Hari

Baca juga: Mulai 1 Maret 2021, Petugas Pelayanan Publik di Kota Tangerang Selatan Terima Vaksinasi Covid-19

Kasubag Umum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel, Siti Maymanah, mengatakan, setidaknya ada 30 lebih guru yang gagal divaksin.

"Yang gagal vaksin ini sih sudah 30-an yak laporannya," ujar Maymanah.

Mayoritas, faktornya adalah karena mereka mengidap darah tinggi atau hipertensi dan diabetes.

Ada juga yang mengidap penyakit jantung.

"Kebanyakan yang belum bisa divaksin itu ada hipertensi. Tensi itu normal 120-150 lah paling tinggi," ujar Maymanah.

"Penyakit penyerta, jantung, diabet, sudah itu saja," imbuhnya.

Baca juga: Pemkot Tangerang Selatan Distribusikan 50.310 Dosis Vaksin, Ini Daftar Penerima Vaksinasi Tahap II

Baca juga: Cuaca Ekstrem Merenggut Nyawa di Pondok Aren Tangerang Selatan, 4 Bocah Tenggelam, 2 Tewas

Selain penyakit, beberapa guru juga ada yang baru sembuh Covid-19 dan ada yang sedang hamil.

Dua kondisi itu tidak diizinkan untuk mendapat vaksin Covid-19.

"Terus ada juga yang hamil, kemudian penyakit bawaan. Ada juga yang pernah terpapar Covid-19, penyintas," pungkasnya.

Editor: Glery Lazuardi
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved