Virus Corona

Waspada! Orang Tua Harus Bisa Kenali Gejala Awal Covid-19 pada Anak-anak, Ini Penjelasannya

Para orang tua wajib mengetahui gejala yang terjadi ketika anak-anak terpapar Covid-19.

Tayang:
Editor: Zuhirna Wulan Dilla
thailandmedical.news
Ilustrasi pasien anak Covid-19 dirawat di rumah sakit. 

TRIBUNBANTEN.COM - Para orang tua wajib mengetahui gejala yang terjadi ketika anak-anak terpapar Covid-19.

Sudah satu tahun pandemi Covid-19 di Indonesia bersemanyam.

Tidak ada yang tahu kapan Covid-19 akan benar-benar hilang dari Tanah Air.

Melansir TribunJakarta.com, para ahli sering mengingatkan, gejala awal virus corona yang paling sering terjadi adalah adanya batuk dan suhu tinggi sebagai sebuah gejala utama.

Pada Mei 2020 kemudian dilaporan, gejala susulan yakni hilangnya bau dan rasa juga diingatkan untuk diwaspadai.

Baca juga: Mahasiswa Universitas Pamulang Adakan Penyuluhan Efektivitas Belajar Daring di Masa Pandemi Covid-19

Baca juga: Saat Sopir Bus Tolak Divaksin Covid-19: Klaim Sehat, Ngapain Ikut Vaksin

Namun, baru-baru ini sebuah penelitian yang dilakukan para ahli di Imperial College London mennyebutkan bahwa usia bisa menjadi penentu apa saja gejala yang bisa dialami seseorang.

Gejala Covid-19 pada remaja

Dikutip dari The Sun, penelitian tersebut mengatakan terdapat sejumlah gejala pada anak muda yang mungkin tidak dialami orang tua.

Studi tersebut menyebut pada anak-anak usia lima hingga 17 tahun bisa jadi kecil kemungkinannya untuk mengalami tiga tanda umum Covid-19 tersebut.

Tetapi meski demikian besar kemungkinannya mereka mengalami sakit kepala setelah tertular virus.

Sementara itu, pada mereka yang berusia 18-54 lebih mungkin mengalami kehilangan nafsu makan dan nyeri otot).

Adapun kondisi menggigil atau demam disebutkan dalam penelitian itu terjadi di semua usia.

Proses penelitian Para peneliti tersebut menganalisa data dari lebih dari satu juta pasien yang mengamati sampel antara Juni 2020 hingga Januari 2021.

Studi yang dilakukan Imperial College ini mendukung penelitian yang sebelumnya dilakukan para ahli di Zoe Symptom Tracker App.

Di mana penelitian tersebut mengungkap bahwa 52% anak usia sekolah yang positif umumnya tak memunculkan gejala klasik orang dewasa.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved