Selebgram Makassar Ari Pratama Tewas Ditikam Mahasiswi, Sempat Berduaan di Wisma
Selebgram asal Makassar Sulawesi Selatan AP atau Ari Pratama (20) ditemukan meninggal dunia di Wisma Topaz Panakukang Makassar Jumat (5/3/2021).
TRIBUNBANTEN.COM, MAKASSAR - Selebgram asal Makassar Sulawesi Selatan AP atau Ari Pratama (20) ditemukan meninggal dunia di Wisma Topaz Panakukang Makassar Jumat (5/3/2021).
AP mempunyai belasan ribu followers di akun Instagram miliknya.
Pelaku pembunuhan diduga berinisial AS, mahasiswi salah satu kampus negeri di Makassar.
Dalam rekaman CCTV yang beredar di grup-grup WhatsApp (WA) tampak memperlihatkan AP lari keluar dari kamar dengan tanpa busana.
Terlihat ia memegang bagian perutnya yang bersimbah darah.
Tak lama, pelaku AS keluar.
AS tampak sempat masuk ke kamar tamu lainnya.
CCTV juga merekam sebuah pisau yang diselip di bagian stokingnya.
Baca juga: Kisah Gadis Pemberani Tewas Ditembak Saat Demo di Myanmar, Rela Sumbangkan Tubuhnya Bila Terbunuh
Baca juga: Polri Tetapkan 6 Laskar FPI yang Tewas Jadi Tersangka, Dijerat Pasal Penyerangan Petugas
Siapa selebgram inisial AP?
Ternyata dia adalah Ari Pratama.
Ia pertama kali populer ketika mukbang mie di TPA Antang.
Video itu dia unggah melalui akun media YouTube Teras KostTV.
Penonton video itu pun menembus hingga satu juta penayangan.
Sementara pelaku AS diketahui adalah Aisyah Alfika.
Aisyah adalah Mahasiswi Budaya salah satu kampus ternama Negeri di Makassar.
Kronologi
Ari Pratama tiba-tiba datang ke resepsionis dengan tubuh bersimbah darah.
Sempat minta tolong, Selebgram ini kemudian menghembuskan nafas terakhir karena diduga kehabisan darah.
Kanit Reskrim Polsek Panakukkang Iptu Iqbal Usman, mengatakan, AS menikam AP menggunakan sebilah pisau dapur.
"Pelaku (AS) menggunakan sebilah pisau menusuk korban (AP), hingga korban ditemukan di TKP banyak mengeluarkan darah hingga meninggal dunia," kata Iptu Iqbal Usman.
Aksi penikaman itu lanjut Iqbal awalnya berlangsung di lantai dua wisma.
Korban AP yang menderita sejumlah luka tusukan di dada dan bagian tubuh lainnya pun, kabur ke lantai dasar.
"Kronologis singkat kejadiannya berawal dari lantai dua di salah satu kamar wisma ini. Kemudian setelah korban dianiaya, lari menyelamatkan diri di lantai satu (dasar)," ujarnya.
Baca juga: Penjelasan Kepala Mapala Untirta Soal Mahasiswa Tewas, Terungkap Kondisi Terakhir Jelang Kematian
Baca juga: Satu Tahun Covid-19: 142 Warga Kota Tangerang Tewas, Angka Kematian Tertinggi di Kecamatan Periuk
Saat tiba di lantai dasar, AP yang mengalami pendarahan hebat akibat luka tikaman yang diderita pun tumbang.
SPKT Polsek Panakukkang yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi AP ke RS Bhayangkara.
Namun, nyawanya tidak tertolong lagi.
Polisi masih melakukan penyelidikan ihwal insiden berdarah itu.
Namun beredar info jika pelaku dendam kepada korban.
Informasi yang dihimpun pelaku kabarnya pernah digauli oleh korban.
Pelaku pun memancing korban dengan mengajaknya janjian di wisma.
Pelaku akhirnya menikam korban saat sedang tak memakai busana.
Namun hingga kini polisi belum menyampakain secara detail motif pelaku.
Terekam CCTV
Beredar rekaman CCTV detik-detik korban menyelamatkan diri. Ia ke luar dari kamar di lantai 2 menuju lantai 1.
Nahas, nyawanya tak tertolong. Ia ditemukan tewas bersimbah darah di lantai 1.
Tak hanya itu, dalam rekaman CCTV, tampak pelaku yang tak lain teman kencannya, sembunyi di kamar lain.
Berikut selengkapnya!
"Informasi yang beredar di lapangan, korban merupakan selebrgam. Namun info pastinya kita masih telusuri," kata Kasi Humas Polsek Panakukkang, Bripka Ahmad Halim.
Terduga pelaku yang diketahui teman kencan korban, Aisyah Alfika (19) pun telah diamankan polisi.
Polisi menangkap pelaku,Aisyah Afika, setelah sempat bersembunyi di salah satu kamar usai melakukan aksi penikaman.
Kanit Reskrim Polsek Panakukkang Iptu Iqbal Usman, mengatakan, AS menikam AP menggunakan sebilah pisau dapur.
"Pelaku menggunakan sebilah pisau menusuk korban (AP), hingga korban ditemukan di TKP banyak mengeluarkan darah hingga meninggal dunia," kata Iptu Iqbal Usman.
Aksi penikaman itu lanjut Iqbal awalnya berlangsung di lantai dua wisma.
Baca juga: SOSOK Mahasiswa Untirta yang Tewas Usai Kegiatan Mapala, Sang Petualang Alam Asal Banten
Baca juga: Fakta Tewasnya Mahasiswa Untirta Usai Diklat Mapala, Luka Sayatan di Kaki jadi Tanda Tanya
Korban AP yang menderita sejumlah luka tusukan di dada dan bagian tubuh lainnya pun, kabur ke lantai dasar.
"Kronologis singkat kejadiannya berawal dari lantai dua di salah satu kamar wisma ini. Kemudian setelah korban dianiaya, lari menyelamatkan diri di lantai satu (dasar)," ujarnya.
Saat tiba di lantai dasar, AP yang mengalami pendarahan hebat akibat luka tikaman yang diderita pun tumbang.
SPKT Polsek Panakukkang yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi AP ke RS Bhayangkara.
Namun, nyawanya tidak tertolong lagi.
Belum diketahui motif atau penyebab penikaman yang dilakukan Aisyah Afika ke Ari Pramata.
Polisi masih melakukan penyelidikan ihwal insiden berdarah itu.
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Ditikam saat Bugil, Siapa Selebgram AP atau Ari Pratama Tewas di Wisma Jl Topaz Panakukang Makassar?
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Terekam CCTV Selebgram Makassar Lari usai Ditikam di Lantai 2 Wisma Topaz Makassar,Tewas di Lantai 1
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/wanita-pelaku-pembunuhan-di-wisma-topaz-panakkukang-makassar-terekam-kamera-cctv.jpg)