Breaking News:

Setahun Pandemi, Penularan Covid-19 di Pandeglang Masih Tinggi, Sehari Bertambah Hingga 30 Kasus

Satu Tahun Covid-19, Angka Penularan di Kabupaten Pandeglang Masih Tinggi, Satu Hari Bertambah 10-30 Kasus

freepik.com
Ilustrasi Update Covid-19 

( Berita Terkini Kabupaten Pandeglang )

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Satu tahun pandemi Covid-19, angka penularan terkonfirmasi positif di Kabupaten Pandeglang masih terus meningkat.

Berdasarkan data yang diperoleh Tribunbanten.com, setidaknya jumlah yang terkonfirmasi mencapai 1.658 kasus, dengan 1.347 sudah dinyatakan sembuh, 282 masih dirawat dan 29 orang meninggal.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Pandeglang, Achmad Sulaeman menjelaskan kondisi yang dialami saat ini di Kabupaten Pandeglang masih sangat tinggi dan belum mencapai nol kasus.

Apalagi menurutnya saat ini penerapan PPKM Mikro di Pandeglang masih belum merespon kedisiplinan masyarakat.

Baca juga: Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah Positif Covid-19, Bagaimana Kondisinya?

Baca juga: Mahasiswa Universitas Pamulang Adakan Penyuluhan Efektivitas Belajar Daring di Masa Pandemi Covid-19

"Zona oranya itu karena masih ada penambahan kasus setiap harinya. Sehari itu bisa 10 sampai 30 temuannya," jelasnya saat dihubungi, Kamis (4/3/2021).

Ia juga mengatakan saat ini pihaknya terus menerus melakukan swab test massal kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Pandeglang.

"Tujuan kita buat menekan angka peningkatan, tetapi ternyata makin banyak kita swab makin banyak juga ternyata temuan kasusnya. Makanya kita sekarang masuk zona oranye," sambungnya.

Ia juga menjelaskan kendala lainnya yakni sampel laboratorium hasil swav test masal butuh waktu seminggu. Hal ini dikarenakan pihaknya masih menggunakan alat dari Labkesda Provinsi Banten.

Oleh karenanya, dirinya berharap agar pelaksanaan vaksinasi yang ada di Pandeglang dapat berjalan dengan baik tanpa harus menunggu waktu yang lama.

"Mau nggak mau karena prokesnya juga enggak maksimal, sanksi juga belum bisa kita terapkan, harapannya hanya ada pada vaksinasi," tutupnya.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved