Breaking News:

News

Pengendara yang Merasa Tak Melanggar Tapi Dapat Surat Tilang Elektronik, Bisa Bantah dengan Cara Ini

Pemberlakuan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) disebut dapat meningkatkan kedisiplinan pengendara.

Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Ilustrasi - Kawasan Pemberlakuan Tilang Elektronik 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemberlakuan tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) disebut dapat meningkatkan kedisiplinan pengendara.

Bahkan adanya ancaman blokir kendaraan bermotor yang abai terhadap tilang elektronik ini dianggap sangat efektif.

Pengawasan atas pajak kendaraan bermotor (PKN) juga dirasa berlangsung lebih baik.

Melansir dari Warta Kota, meski demikian, tidak menutup kemungkinan terjadinya kesalahan salah sasaran dalam penerapan tilang elektronik.

Baca juga: Uji Coba Tilang Elektronik di Banten Mulai Berlaku, Ini Lokasinya

Baca juga: Tilang Elektronik Dapat Deteksi STNK Mati atau Telat Bayar Pajak Kendaraan Bermotor

Dilansir laman resmi National Traffic Management Center (NTMC) Polri, Senin (9/3/2021), penggunaan pelat nomor palsu atau kendaraan yang sudah pindah tangan menjadi sebab terjadinya kesalahan salah sasaran.

Lantas bagaimana jika mendapat surat tilang elektronik padahal merasa tidak melakukan pelanggaran?

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar mengatakan, dalam kondisi seperti itu, orang yang dikirimi surat masih bisa menyanggah bukti tilang.

Konfirmasi bukan berarti pemilik kendaraan mengakui kesalahan dan ditilang.

Tapi pemilik kendaraan belum tentu ditilang, melainkan hanya sebagai penjelasan mengenai dugaan pelanggaran.

"Bagi pemilik kendaraan yang mendapatkan surat konfirmasi dipersilakan untuk melakukan konfirmasi terkait pelanggaran tersebut."

Halaman
123
Editor: Zuhirna Wulan Dilla
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved