Breaking News:

Pemkab Serang Pantau Kinerja ASN Pakai Aplikasi SIP, Kepala BKPSDM: Terekam Secara Jelas

Kita memerlukan namanya aplikasi untuk mengatur atau mengetahui kinerja ASN. Kalau dulu kita punya Sistem SIP Kinerja

dokumentasi Diskominfosatik Kabupaten Serang
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Ishak Abdul Rauf 

"Kami di sini bekerja sama dengan Diskominfosatik, Inspektorat, dan Bappeda untuk membuat aplikasi."

"Sehingga nanti terekam jelas kehadiran ASN itu berapa per hari dan per bulan mangkirnya, kemudian laporan kinerja harus membuat apa, itu akan kelihatan semua melalui aplikasi," kata Ishak.

Selain aplikasi, rapat juga membahas masalah proses untuk sanksi ASN, tambahan penghasilan pegawai atau TPP itu merupakan reward dari Pemkab Serang untuk ASN yang melaksanakan kegiatan sesuai dengan tupoksi dan kompetensi.

Tidak semua ASN mendapatkan full TPP ini karena ada hal yang perlu dilaksanakan terkait yang pertama kinerja. 

Kinerja nilai 60 persen, kemudian kehadiran maksimal 40 persen.

"Jika ASN bekerja selama satu bulan penuh, itu baru hanya mendapatkan 40 persen dari TPP-nya. Nah, ketika kinerja dia bagus buat laporan apa, dia masuk di posisi 60 persen dan bisa dibayarkan sesuai jumlah TPP tersebut,” ucap Ishak.

Dia mencontohkan, misal kehadirannya kurang, kemudian tidak apel pagi, itu ada poin-poin tertentu.

Akan dikurangi dari TPP terkait konsekuensi kedisiplinan ASN tersebut.

"Misal dia tidak hadir kena sanksi potongan TPP 0,1 persen. Potongan pada waktu apel misalkan dipotong 1,5 persen, jika masuk satu jam setelah waktu yang ditetapkan kena potongan 1,5 persen, dan kalau satu hari penuh tidak masuk kerja dipotong 2,5 persen," ucapnya.

Menurut Ishak, ada reward ada sanksi.

Halaman
123
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved