Breaking News:

Cara Pakai Engine Brake Motor Matik serta 3 Kesalahan Pengguna Skutik

Berikut ini cara menggunakan engine brake pada motor matik. Bisa digunaan saat berada di medan perbukitan atau turunan tajam

HANDOUT
Evalube bersama Rifat Drive Labs (RDL Team) menggelar program pelatihan safety riding bersama komunitas di Cibitung, Bekasi. Pelatihan safety riding ini juga menghadirkan brand ambassador Evalube, David John Schaap. 

Sagety Riding Supervisor Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto, mengatakan bahwa engine brake dapat digunaan saat motor melewati jalan turunan tajam.

Selain menggunakan rem depan dan belakang secara bergantian, pengendara juga bisa memaksimalkan engine brake.

Caranya, dengan menahan putaran gas rendah.

“Khusus matik agar bisa ada engine brake, gas harus ditahan agar kopling tersambung sehingga kecepatan roda belakang yang lebih tinggi bisa ditahan oleh putaran mesin yang rendah,” katanya kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Alasan Kenapa Pemula Dianjurkan Menarik Tuas Rem Sepeda Motor dengan Empat Jari

Baca juga: Honda Brio Terlaris, Rush, Avanza, dan Xpander di Posisi Bawah, Ini 10 Mobil Terlaris Februari 2021

Penggunaan engine brake ini bisa menghindari terjadinya panas berlebih pada sistem pengereman.

Pasalnya, jika rem terlalu sering digunakan, maka bisa menyebabkan rem panas dan tidak berfungsing bahkan bisa los.

Kejadian rem los tersebut sering terjadi saat pengendara motor matik melintsi kawasan perbukitan dan terlalu sering menggunakan rem.

Di motor matic, ada beberapa teknik pengereman.

Oke mengatakan, rem belakang itu digunakaan hanya saat pengendara akan mengurangi laju kendaraan tapi tidak berhenti.

Sedangkan rem belakang dan rem depan digunakan bersamaan saat ingin berhenti dengan porsi rem depan lebih kuat.

Halaman
1234
Penulis: Renald
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved