Cara Pakai Engine Brake Motor Matik serta 3 Kesalahan Pengguna Skutik

Berikut ini cara menggunakan engine brake pada motor matik. Bisa digunaan saat berada di medan perbukitan atau turunan tajam

Penulis: Renald | Editor: Abdul Qodir
HANDOUT
Evalube bersama Rifat Drive Labs (RDL Team) menggelar program pelatihan safety riding bersama komunitas di Cibitung, Bekasi. Pelatihan safety riding ini juga menghadirkan brand ambassador Evalube, David John Schaap. 

TRIBUNBANTEN.COM - Engine brake adalah teknik pengereman dengan memanfaatkan putaran rendah mesin.

Engine brake biasanya sering digunakan oleh kendaraan dengan transmisi otomatis, baik roda dua maupun roda empat.

Meski sering digunakan di transmisi manual, motor dengan transmisi otomatis pun bisa menggunakan engine brake untuk menahan laju kendaraan.

Engine brake diperlukan untuk mengurangi penggunaan rem saat kendaraan melaju di jalan perbukitan maupun jalan yang menurun.

Penggunaan engine brake dapat membantu mengurangi 'kelelahan' rem.

Jika dalam medan yang menurun atau berbukit sering menggunakan rem, maka akan terjadi vapor lock atau adanya uap air pada sistem pengereman.

Akibatnya, rem bisa los atau gagal fungsi.

Baca juga: Tips Naik Motor saat Musim Hujan, Ketahui Teknik Pengereman hingga Cek Kondisi Ban

Baca juga: Cara Bonceng yang Benar untuk Wanita hingga Hindari Kecelakaan saat Musim Hujan

Begitu juga dengan kendaraaan roda empat.

Terlalu sering menggunakan rem tangan bisa menyebabkan terjadi pemuaian hingga rem tidak berfungsi.

Mengerem empat jari
Mengerem empat jari (Kompas.com/Fathan Radityasani)

Dikutip dari Kompas.com, ada teknik khusus untuk menggunakan engine brake di kendaraan matik.

Sagety Riding Supervisor Astra Motor Jateng, Oke Desiyanto, mengatakan bahwa engine brake dapat digunaan saat motor melewati jalan turunan tajam.

Selain menggunakan rem depan dan belakang secara bergantian, pengendara juga bisa memaksimalkan engine brake.

Caranya, dengan menahan putaran gas rendah.

“Khusus matik agar bisa ada engine brake, gas harus ditahan agar kopling tersambung sehingga kecepatan roda belakang yang lebih tinggi bisa ditahan oleh putaran mesin yang rendah,” katanya kepada Kompas.com, Jumat (15/5/2020).

Baca juga: Alasan Kenapa Pemula Dianjurkan Menarik Tuas Rem Sepeda Motor dengan Empat Jari

Baca juga: Honda Brio Terlaris, Rush, Avanza, dan Xpander di Posisi Bawah, Ini 10 Mobil Terlaris Februari 2021

Penggunaan engine brake ini bisa menghindari terjadinya panas berlebih pada sistem pengereman.

Sumber: Tribun Banten
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved