Breaking News:

Cara Pakai Engine Brake Motor Matik serta 3 Kesalahan Pengguna Skutik

Berikut ini cara menggunakan engine brake pada motor matik. Bisa digunaan saat berada di medan perbukitan atau turunan tajam

HANDOUT
Evalube bersama Rifat Drive Labs (RDL Team) menggelar program pelatihan safety riding bersama komunitas di Cibitung, Bekasi. Pelatihan safety riding ini juga menghadirkan brand ambassador Evalube, David John Schaap. 

“Hal ini karena selalu mendapat stress (tekanan berlebihan) berulang-ulang. Sebaiknya, dibiasakan membuka gas selalu dengan cara mengurut (bertahap), sehingga kecepatan sesuai dengan kebutuhan,” katanya.

Keuntungan teknik menarik gas secara bertahap yakni membantu mesin mendapatkan pembakaran yang optimal.

Pembakaran yang optimal dapat membuat irit bahan bakan.

Selain itu, komponen juga lebih awet karena tidak mengalami stress yang berulang.

2. Menahan gas dan rem bersamaan

Kesalahan yang kedua yakni banyak yang pengendara yang menahan gas dan rem secara bersamaan.

Tujuannya yakni untuk mendapatkan keseimbangan saat berkendara.

Ternyata kebiasaan tersebut dapat menyebabkan kampas rem serta kopling akan menjadi cepat aus.

“Untuk mendapatkan keseimbangan saat berkendara perlu adanya latihan. Berlatih untuk mendapatkan keseimbangan dengan cara mengolah keterampilan berkendara tanpa kaki turun di kecepatan ekstra rendah atau sangat pelan,” ucapnya.

Baca juga: Bergaya Racing, Velg Mobil Volk Rays Diminati Pecinta Otomotif di Kota Serang

Makin lama bertahan berkendara di kecepatan rendah tanpa kaki turun maka akan lebih mahir menjaga keseimbangan.

“Sehingga kebiasaan menjaga keseimbangan dengan menahan rem dan gas bisa dihilangkan,” tutur Oke.

3. Menggunakan rem belakang saja

Banyak yang takut saat menggunakan rem depan akan menyebabkan roda terkunci dan jatuh.

Sehingga, banyak pengendara hanya menggunakan rem belakang saja.

kebutuhan kecepatan dengan sekitarnya,” ucap Oke.

Jika ingin berhenti, maka kedua rem digunakan secara bersamaan dengan rem depan lebih kuat dibanding rem belakang.

Jika selalu mengandalkan rem belakang saja, paka jarak pengereman yang dihasilkan akan lebih panjang dibanding dengan menggunakan dua rem secara bersamaan.

Jika ingin mengerem untuk berhenti, kata Oke, maka kedua rem digunakan bersama-sama dengan rem depan lebih kuat dibanding rem belakang.

(TribunBanten.com/Kompas.com/Renald)

Penulis: Renald
Editor: Abdul Qodir
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved