VIRAL Anggota Ormas FUI Ludahi Wanita dan Bubarkan Paksa Pertunjukan Kuda Kepang

Diwawancari terpisah, Sai'in tidak membantah meludahi Wiwid. Ia mengaku tersulut emosi karena dicaci-maki Wiwid.

Editor: Abdul Qodir
Tangkapan layar YouTube
Anggota ormas berseragam 'Laskar Khusus Umat Islam FUI DPD Medan’ meludahi wanita saat membubarkan pertunjukan Jaran Kepang atau Kuda Kepang di Jalan Merpati, kawasan Medan Sunggal Kota Medan, Sumatera Utara. 

Namun, Hadi belum merinci kronologi kejadian. Polisi saat ini sedang menelusuri kasus ini.

"Memang kemarin ada kejadian ormas membubarkan kegiatan kuda lumping itu, perkembangan nanti saya sampaikan ya," ucapnya.

Belakangan diketahui, pria yang mengenakan seragam anggota ormas berbaret merah yang terlibat adu mulut hingga meludahi wanita tersebut adalah Kepala Lingkungan IX Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan bernama Sai'in.

Sementara, wanita yang adu mulut dan diludahinya adalah warganya sendiri bernama Wiwid.

Wajah Anak Saya Diludahi

Diwawancarai Tribun Medan, orangtua Wiwid, Herman (50), warga Jalan Merpati, Medan Sunggal, membenarkan anaknya diludahi oleh Kepala Lingkungan IX bernama Sai'in.

"Awalnya kuda kepang mulai jam 4 sore, setelah setengah 6 sore masuk ormas, ada kepling. Pada saat itu dia (kepling) pakai baju ormas, cekcok pula itu. Pertamanya hanya adu mulut lalu dia meludahi wajah anak saya," beber Herman.

"Karena itulah (Wiwid diludahi) makin panas dan terjadi bentrok," tambahnya.

Herman pun mempertanyakan kenapa justru Sai'in Kepala Lingkungan menjadi anggota ormas jika berniat membubarkan kerumunan warga karena masa pandemi Covid-19.

Menurutnya, seharusnya Sai'in selaku kepala lingkungan berperilaku seperti kepala lingkungan yang notabene-nya bagian aparatur pemerintah, dengan mengajak bicara warganya soal larangan berkerumun.

"Dia kan bisa bilang, 'Tolong lah bubar, ini masa pandemi'. Kan enak," tuturnya.

Herman menyebutkan anaknya sudah dibawa ke Polsek Sunggal untuk membuat laporan terkait peludahan tersebut.

Baca juga: Gara-gara Cekcok Mulut, Dua Kelompok Warga Terlibat Bentrok di Tangerang

Bentrokan ini terjadi pada 2 April 2021.

Ia menyebutkan ada warga dan ormas yang terluka.

"Warga kita satu terluka, memar matanya. Ormas juga satu terluka," jelas Herman.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved