Ramadan Berkah
Benarkah Tidur saat Puasa Ramadan Dapat Pahala? Ini Penjelasan Lengkapnya
Berikut ini penjelasan tentang tidur saat menjalankan puasa Ramadan mendapatkan pahala.
TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini penjelasan tentang tidur saat menjalankan puasa Ramadan mendapatkan pahala.
Melansir TribunnewsBogor.com, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Tengah, Wahid Ahmadi menyampaikan, orang yang tidur saat berpuasa lebih baik daripada membicarakan hal yang tidak baik.
Umat Islam yang tidur saat berpuasa di bulan Ramadhan, merupakan pilihan masing-masing orang.
Baca juga: Penumpang KRL Diizinkan Berbuka Puasa di Kabin Kereta Selama Ramadan dengan Durasi Waktu Dibatasi
Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Boleh Saat Ramadan, Tak Membatalkan Puasa, Perhatikan Hal Berikut Ini
Orang yang tidur tersebut akan mendapatkan pahala, apabila dilakukan untuk ketaatannya pada Allah SWT.
"Orang yang berpuasa sebenarnya adalah orang yang dalam ketaatan terus menerus."
"Sepanjang dia masih dalam keadaan berpuasa, tidak makan, tidak minum atau menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa," ujar Wahid Ahmadi dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribunnews.com dengan dengan artikel berjudul Apakah Orang yang Tidur saat Puasa Ramadhan Dapat Pahala? Begini Penjelasan Lengkapnya
"Itu pilihan dia, karena sebenarnya kalau dia mau bisa saja makan dan minum, tetapi dia (orang yang tidur) takut dosa, dan dia tahu itu adalah kewajiban."
"Maka sepanjang itu dia mendapatkan pahala, karena dalam ketaatan kepada Allah SWT," jelasnya.
Namun, alangkah lebih baik jika menggunakan waktu selama berpuasa dengan kegiatan yang positif.
"Paling tidak, dengan tidur, kalau orang itu bisa ngomong tidak baik, tidur membuat dia netral," katanya.
"Tentu saja yang paling baik adalah ketika digunakan untuk hal-hal yang lebih positif, seperti baca Alquran, zikir, belajar," terang Wahid Ahmadi.
Ia kembali menegaskan, tidur lebih baik daripada membicarakan hal yang tidak bermanfaat saat berpuasa.
"Kegiatan seperti itu lebih baik daripada sekedar tidur."
"Tetapi jika dibanding dia melek, kemudian ngomong ke sana ke mari, tentu saja lebih baik digunakan untuk tidur," imbuhnya.
Ketua Ikadi Jateng ini menyebut, bahkan orang yang diam saat puasa karena tak ingin membicarakan hal negatif, juga akan mendapat pahala.
"Bukan hanya tidur, diamnya orang puasa saja sudah mendapatkan pahala," ungkap dia.
"Memang orang yang diikat oleh aturan puasa, sepanjang hari berada dalam ketaatan pada Allah, dan mendapat ganjar dari Allah," pungkas Wahid Ahmadi.
Baca juga: Daftar Hal yang Membatalkan Puasa Wajib, Muntah Disengaja hingga Haid
Baca juga: Kampung Ramadan di Taman Mahkota Ratu, Digelar 12 Lomba Bernuansa Religi hingga Bazar Murah
Pengertian Puasa
Dikutip dari banten.kemenag.go.id, pengertian puasa secara bahasa adalah menahan diri.
Sementara, pengertian puasa dari segi istilah, yaitu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari dengan beberapa syarat dan rukun.
Adapun yang dapat membatalkan puasa di antaranya, yaitu makan, minum, dan memasukkan sesuatu ke dalam lubang anggota tubuh manusia.
Baca juga: 5 Hal yang Membatalkan Puasa Ramadhan dan Bentuk Denda Bagi yang Bersetubuh
Ibadah puasa adalah ibadah yang wajib dikerjakan oleh setiap orang Islam, baik orang kaya maupun miskin.
Sehingga, ibadah puasa diwajibkan kepada orang Islam dengan tidak memandang harta dan kedudukan, kecuali mereka yang sakit atau ada halangan yang dibenarkan oleh syariat Islam.
Artikel ini telah tayang di tribunnewsbogor.com dengan judul Apakah Tidur saat Puasa Ramadhan Dapat Pahala? Ini yang Membuatnya Lebih Baik daripada Melek, https://bogor.tribunnews.com/2021/04/13/apakah-tidur-saat-puasa-ramadhan-dapat-pahala-ini-yang-membuatnya-lebih-baik-daripada-melek?page=all
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/tidur-mendengkur-istirahat.jpg)