Masjid Agung Ats-Tsauroh Serang Gelar Aktivitas Ibadah Ramadan Terbatas
Selama bulan Ramadan, pihak pengelola Masjid Agung Ats Tsauroh menggelar serangkaian kegiatan untuk memakmurkan masjid.
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin
TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Selama bulan Ramadan, pihak pengelola Masjid Agung Ats Tsauroh menggelar serangkaian kegiatan untuk memakmurkan masjid.
Masjid Agung Ats Tsauroh beralamat di Jalan Ahmad Yani No.11, RT.5/RW.3, Cimuncang, Serang, Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.
Baca juga: Mengenal Al-Khadra Masjid Tertua di Cilegon, Sempat Dijuluki Kandang Kambing karena Tidak Diurus
Baca juga: Catat! Selama Ramadan Vaksinasi Covid-19 Bisa Dilaksanakan di Masjid, Termasuk Untuk Lansia
Ketua Dewan Kerja Masjid (DKM) Masjid Ats Tsauroh Drs. H. Ma'mun Syahroni mengatakan kegiatan selama bulan Ramadan pada tahun ini digelar mematuhi protokol kesehatan penyebaran Covid-19.
"Karena berkaitan dengan Covid-19 dengan ketentuan prokes yang ketat. Maka kegiatan selama ramadhan di sederhanakan," ucap H. Ma'mun Syahroni saat ditemui di Masjid Agung Ats Tsauroh di Jalan Ahmad Yani No.11, RT 5/3 Cimuncang, Kecamatang Serang, Kota Serang, Banten. Rabu (14/4/2021).
Pada tahun ini, pihaknya masih akan tetap menyelenggarakan acara buka Puasa bersama.
"Hari pertama puasa kita buka bersama yang dilakukan oleh para pengurus DKM," ucapnya.
Kemudian setelah itu diadakan acara buka Puasa bersama dengan para warga RT/RW di sekitar lingkungan masjid.
Baca juga: Masjid Kole Pamarayan Sudah Berdiri Sejak 1960-an, Pondasinya Dibangun Hanya dalam Semalam
Baca juga: Salat Tarawih di Masjid Hanya Boleh di Zona Hijau dan Kuning, Ini Isi Lengkap Surat Edaran Kemenag
Selain kegiatan buka Puasa bersama, kegiatan lainnya yang diselenggarakan, yaitu Salat Tarawih berjamaah yang dipimpin bidang Umaro.
Kedua, penyampaian kuliah tujuh menit (kultum) sebelum Salat Tarawih dilaksanakan.
"Kultum 5-7 menit sebelum salat tarawih," ucapnya.
Ketiga, melakukan kegiatan membaca kitab suci Al-Quran atau
tadarusan di Masjid.
"Hanya tadarus kali ini kita batasi maksimal sampe jam 23.59 WIB malam," ungkapnya.
Selama melaksanakan ibadah di Masjid Agung Ats Tsauroh, kata dia, prokes tetap dijalankan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Baca juga: Masjid Istiqlal Dibuka Selama Ramadan, Maksimal 2000 Jemaah
Baca juga: Masjid Agung Banten Bersiap Gelar Salat Tarawih Berjemaah Saat Pandemi dengan Prokes
Sesuai edaran yang berlaku setiap masjid dibatasi hanya 50% jemaah dari kapasitas masjid.
"Alhamdulillah karena di lingkungan ini ada Musala ada Masjid, saya jamin di sini tidak terlalu penuh hanya 50%," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/masjid-ats-tsauroh-amanda.jpg)