Breaking News:

FAKTA Baru, Selain Setubuhi, Anak Anggota DPRD Juga Paksa Siswi SMP Itu jadi PSK

Dia tidak hanya melayani nafsu bejat anak anggpta DPRD itu, tetapi siswi SMP itu juga harus melayani lelaki hidung belang.

Editor: Abdul Qodir
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Komisioner KPAD Kota Bekasi Novrian saat melihat kos-kosan di Jalan Kinan, Rawalumbu, Kota Bekasi diduga tempat korban anak di bawah umur dijadikan PSK, Senin (19/4/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Sejumlah fakta baru terungkap dari kasus dugaan penganiayaan dan pemerkosaan anak anggota DPRD Kota Bekasi, TU (21), terhadap siswi SMP, PU (15).

Setelah Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi turun tangan, korban PU membeberkan sejumlah perbuatan keji lainnya dari AT.

AT diduga menjual PU dengan memaksa korban menjadi pekerja seks komersial (PSK).

"Kita menemukan temuan baru hasil wawancara kita sama korban ternyata si anak merupakan korban trafficking (perdagangan orang)," kata Komisioner KPAD Kota Bekasi, Novrian, Senin (19/4/2021).

Terduga pelaku AT menyewa sebuah kamar kos di Jalan Kinan, RT01 RW 02, Kelurahan Sepanjang Jaya, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

Baca juga: Siswi SMP yang Dicabuli Anak Anggota DPRD Itu Terkena Penyakit Kelamin

Baca juga: Kisah Janda 20 Tahun di Tangerang Terjun Prostitusi via MiChat, Tergoda HP Bagus Hingga Biaya Anak

Ilustrasi pencabulan, pemerkosaan dan kekerasan seksual
Ilustrasi pencabulan, pemerkosaan dan kekerasan seksual (tribunlampung.co.id/dodi kurniawan)

Pelaku menjual PU sebagai PSK via aplikasi MiChat. Di sana, korban dipaksa melayani nafsu bejat laki-laki hidung belang.

"Ini perlu tindakan tegas dari aparat hukum, bisa jadi ini fenomena gunung es ternyata banyak transaksi online memperjualbelikan anak untuk transaksi seksual orang dewasa," tegasnya.

Diiming-imingi Pekerjaan

Sebelum dipaksa menjadi PSK, PU mengaku sempat diiming-imingi pekerjaan oleh terduga pelaku berinisial AT.

Korban dijanjikan bekerja di sebuah kedai pisang goreng, tapi janji itu hanya modus semata.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved