Pidato Perpisahan Airin Rachmi Diany Usai Satu Dekade Jabat Wali Kota Tangsel
Sadar tak ada gading yang tak retak, Airin juga meminta maaf atas segala kebijakan dan keputusannya yang dianggap salah atau merugikan warga Tangsel.
Airin menyampaikan rasa terima kasihnya, termasuk kepada para penggagas pemekaran Tangsel.
"Terima kasih kepada para tokoh pendiri, penggagas untuk Kota Tangerang Selatan tujuan pemkaran Kota Tangerang Selatan yang InsyaAllah November nanti berusia 13 tahun adalah memperpendek jalur birokrasi, meningkatkan daerah dan nanti tujuan akhirnya adalah untuk kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Pun kepada seluruh warga Tangsel. Airin merasa dirinya selalu didoakan warganya sehingga ia bisa menjalankan roda pemerintahan dengan segala keterbatasannya.
"Terima kasih kepada bapak ibu semuanya, kepada seluruh masyarakat yang hadir atau tidak hadir secara langsung di sini yang selalu mendoakan saya, yang selalu mendoakan kami, yang selalu memahami kami dengan segala kekurangan yang kami miliki, yang tahu siapa saya, yang tahu siapa Pak Ben, yang hanya punya niat untuk membangun dan menata Tangerang Selatan sebagai rumah dan kota bagi kita bersama," tutur Airin.
Sosok "Ibu" kota itu juga menyampaikan terima kasihnya kepada anak muda dan anak-anak yang ada di Tangsel dengan segala inspirasinya.
Baca juga: Dicibir Mirip Toren Hingga Kandang Burung, Gubernur Banten Buka Sayembara Desain Tugu Pamulang
Baca juga: Kapolres Tangerang Selatan Bikin Puisi untuk Airin Berjudul Airinku, Dibacakan di Balai Kota Tangsel
Ia berharap betul pandemi Covid-19 bisa semakin terkendali agar anak-anak kembali ke sekolah dan belajar dengan tenang.
"Terima kasih kepada anak-anaku sekalian yang harus tetap semangat, mudah-mudahan ke depan bisa sekolah dengan suasana normal lagi karena pandemi covid telah selesai," ujarnya.
Sadar tak ada gading yang tak retak, Airin juga meminta maaf atas segala kebijakan dan keputusannya yang dianggap salah atau merugikan warga Tangsel.
Airin mendaku diri hanya terus mencoba mendekati kesempurnaan dalam membangun Tangsel.
"Jadi keberhasilan hari ini sukses, tuntas, purna, 10 tahun Allah memberikan amanah dua kali masyarakat mayoritas memberikan kepercayaan kepad akami berdua."
"Sebagai manusia pasti ada banyak kekurangan, sebagai manusia tentu jauh dari sempurna, prinsip kami berdua kami selalu ingin mendekati kesempurnaan," kata Airin.
Meski tak bercucuran air mata, namun nada pidato Airin yang tenang membuat pendengarnya bisa merasakan apa yang disampaikan.
Baca juga: Lebak Kerap Banjir Saat Hujan, Bupati Iti Jayabaya: Banyak Lahan Resapan Jadi Perumahan
Kata pamit tak tersurat jelas, di akhir pidato, Airin menegaskan niatnya 10 tahun lalu yang hanya ingin berbuat untuk warga Tangsel.
"Inilah Airin yang hanya punya niat untuk membangun dan menata Tangerang Selatan, terima kasih banyak," pungkasnya.
Per Rabu (21/4/2021), Pemkot Tangsel dipimpin oleh Pelaksana harian Wali Kota, yang dijabat Sekretaris Daerah Bambang Noertjahjo
Pelaksana harian bertugas sampai 26 April 2021 ketika Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan sebagai wali kota dan wakil wali kota terpilih resmi dilantik.
Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul Satu Dekade Jabat Wali Kota, Ini Pidato Perpisahan Airin untuk Warga Tangsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/airin-rachmi-diany-a-wr.jpg)