Kantor Samsat Malingping yang Megah Itu Disegel Rantai, Warga Ketakutan Saat Malam Hari
kantor Samsat yang tampak megah dan baru di tengah area pesawahan itu tampak ditutupi seng di sekelilingnya.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan
TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Kantor UPT Samsat Malingping di Jalan Raya Baru Simpang Beyeh, KM 03, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak tidak beroperasi sejak Kejaksaan Tinggi Banten menyegel kantor tersebut dua bulan lalu.
Pantauan TribunBanten.com pada Kamis (22/4/2021), kantor Samsat yang tampak megah dan baru di tengah area pesawahan itu tampak ditutupi seng di sekelilingnya.
Bahkan, pintu masuk kantor Samsat Malingping itu diikat rantai.
Selain itu, tampak beberapa mobil dinas polisi terparkir di depan kantor samsat tersebut.
Di dalam kantor UPT Samsat Malingping itu hanya ada beberapa petugas keamanan dan office boy. Tak ada aktivitas pelayanan dari pegawai samsat sebagaimana biasanya.
Baca juga: Kepala Samsat Malingping Tersangka, Kejati Banten Ungkap Sudah Ada Niat Korupsi Sejak Awal
Baca juga: Gubernur Banten Dukung Kejati Usut Perkara Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan UPT Samsat Malingping
Agus (32), petugas keamanan di lokasi mengatakan kantor Samsat Malingping saat ini tidak beroperasi alias ditutup sementara sehingga tidak ada pelayanan pembayaran pajak untuk masyarakat.
Penutupan terjadi sejak Kejati Banten melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengadaan lahan UPT Samsat Malingping.
Belakangan, Kejati Banten menetapkan tersangka dan menahan Kepala UPT Samsat Malingping, Samad, karena diduga melakukan mark up dalam pengadaaan lahan kantor samsat yang dipimpinnya.
"Lagi ditutup sementara karena kasus yang kemarin menimpa bapak. Jadi, untuk saat ini tidak ada pelayanan publik kepada masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, kantor UPT Samsat Malingping sendiri hanya melayani pembayaran pajak dan perpanjangan STNK.
Namun, saat ditanya tentang luas lahan area kantor UPT Samsat Malingping, petugas keamanan tersebut mengaku tidak mengetahui.
Baca juga: Penyidik Kejati Banten Geledah 3 Tempat di KP3B, Empat Mobil Angkut Dokumen Hibah Pondok Pesantren
Berdasarkan informasi yang diperoleh, proyek pembangunan kantor UPT Samsat Malingping telah selesai sejak 20 Maret 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/kantor-upt-samsat-malingping-di-jalan-raya-baru-simpang-beyeh-3.jpg)