Viral Ibu di Pandeglang Ditandu Saat Akan Melahirkan, DPRD: Miris, Bupati Dua Periode Masih Begini
"Hari ini akan kita panggil juga, karena kebetulan ini menyangkut permasalahan masyarakat Pandeglang," tegasnya.
Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan | Editor: Abdul Qodir
Apalagi dengan anggaran yang cukup besar setiap tahunnya, ia berharap ada perbaikan nasib bagi masyarakat yang ingin bersalin tanpa harus ditandu.
Sebelumnya diberitakan seorang warga bernama Lina Karlina di Kampung Lebak Jeruk, Desa Pasirlancar, Kecamatan Sindangresmi sempat viral lantaran harus berjuang terlebih dahulu untuk bisa melihat sang buah hati yang telah dikandung selama 9 bulan lamanya.
Anak yang diberikan nama Diana Rahmawati berjenis kelamin perempuan tersebut lahir dengan normal di Puskesmas Kecamatan Sindangresmi.
Baca juga: Curhat Ibu Hamil di Pandeglang Ditandu Sarung Saat akan Melahirkan: Cemas Tapi Tak Ada Pilihan
Berdasarkan pantauan Tribunbanten.com, jalan untuk mencapai akses puskesmas sendiri sangatlah sulit. Jalan setapak yang berada di desa tersebut dipenuhi dengan tanah liat dan bebatuan besar yang licin dan tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
Lina yang pada saat itu sedang mengalami kontraksi dengan terpaksa harus ditandu dengan menggunakan kain sarung tiga lapis dan bambu menyusuri jalan setapak yang licin dan becek pada saat itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/ibu-hamil-ditandu-di-pandeglang.jpg)