Breaking News:

Waspadai Pinjaman Online Alias Pinjol Ilegal, Ini Jebakannya dan Bagaimana Solusi Ketika Terjerat

Masyarakat pun diingatkan untuk waspada memilih tempat melakukan pinjaman online

Warta Kota/Angga Bhagya
Polisi memperlihatkan barang bukti dari penangkapan sejumlah tersangka saat rilis pengungkapan kasus fintech ilegal di Gedung Bareskrim, Jakarta Pusat. 

TRIBUNBANTEN.COM - Salah memilih pinjaman online, kita bisa terjebak.

Tidak hanya utang, tetapi juga ancaman.

Apalagi kini pinjaman online alias pinjol begitu menjamur di Indonesia.

Masyarakat pun diingatkan untuk waspada memilih tempat melakukan pinjaman online, karena tak sedikit yang ilegal.

Perlu diketahui pula modus jebakan yang bisa menjerat peminjam. 

Baca juga: Ratusan Pinjaman Online atau Pinjol yang Sudah Terdaftar di OJK per 7 Desember 2020

Ketua Satgas Waspada Investasi (SWI) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tongam L Tobing mengatakan, ada beberapa hal yang dilakukan pinjol ilegal yang dapat menjebak masyarakat. 

"Pinjol ilegal sangat berbahaya dan bisa menjerat masyarakat," ujar Tongam saat dihubungi Kompas.com, Minggu, (2/5/2021). 

Berikut 7 jebakan yang kerap dipraktikkan pinjaman online ilegal: 

1. Fee sangat tinggi, bisa mencapai 40% dari jumlah pinjaman yang dipotong langsung. 

2. Suku bunga dan denda sangat tinggi, bisa mencapai 1-4 persen per harinya. Biasanya tidak jelas disebutkan di dalam perjanjian. 

Halaman
1234
Editor: Agung Yulianto Wibowo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved