Breaking News:

Larangan Mudik 2021

Pemerintah Tegaskan Tidak Akan Ada Penerbangan Charter pada Periode Larangan Mudik 6-17 Mei 2021

Pemerintah telah memutuskan untuk meniadakan penerbangan charter atau sewaan pada periode larangan mudik lebaran 6-17 Mei di 2021.

Instagram/ap_airports/
Ilustrasi pesawat di bandara 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah telah memutuskan untuk meniadakan penerbangan charter atau sewaan pada periode larangan mudik lebaran 6-17 Mei di 2021.

Melansir Tribunnews, hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (10/5/2021).

"Berkaitan penggunaan pesawat udara, tadi sudah disetujui bahwa tidak ada penerbangan charter selama masa larangan mudik ini," ujar Menhub.

Dengan demikian, kata Menhub, sebaiknya  warga negara Indonesia di luar negeri termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk menunda kepulangannya ke tanah air.

"Sehingga kalau ada tenaga-tenaga kerja disarankan menunda perjalanan. Tapi tetep ke Indonesia, tapi tetap menunda (perjalanan)," tuturnya.

Baca juga: Ketua Satgas Covid-19: Apapun Alasannya, Bagi Yang Terlanjur Mudik Wajib Karantina Mandiri

Sementara itu pihaknya juga akan menyediakan transportasi untuk kepulangan sejumlah PMI yang tiba di tanah air hingga ke tempat asal.

Untuk pengelolaan kepulangan PMI di Kepri dan Kalbar akan dilakukan oleh TNI dari Kodam setempat.

Baca juga: Hingga Hari ke-3 Larangan Mudik, Jumlah Penumpang Tak Lebih dari 10 Orang di Terminal Pakupatan

"Kemenhub menyiapkan kapal-kapal untuk tujuan akhir dan juga bus. Tadi sudah disepakati bahwa TNI dengan komandan Pangdam akan ambil alih satu pengelolaan di dua titik, yakni Kepri dan Kalbar," pungkasnya.

Untuk diketahui, sejak 4 Mei hingga 8 Mei 2021, atau sepekan ini sudah ada 288 WNA asal China masuk ke Indonesia dengan tiga gelombang.

Gelombang pertama pada 4 Mei 2021, di mana saat itu ada 85 WNA asal China datang ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten. Mereka datang sekitar pukul 14.55 WIB dengan pesawat charter, China Southern Airlines dari Shenzhen. 

Baca juga: Periode Larangan Mudik, ASDP Operasikan 18 Kapal Ferry di Pelabuhan Bakauheni

Selisih satu hari, pada 6 Mei 2021, sebanyak 46 WNA asal China masuk kembali ke Indonesia dengan pesawat Xiamen Air MF855 dari Fuzhou. 

Terakhir, pada 8 Mei 2021, pesawat Southern Airlines CZ-387 dari Guangzhou mendarat di Bandara Soeta pada pukul 05.00 WIB.

Baca juga: Aturan Larangan Mudik Lintas Jabodetabek, Benyamin Davnie: Agak Sulit Cegah Masyarakat

Pesawat tersebut membawa 160 penumpang dengan rincian, 157 warga negara China dan 3 warga negara Indonesia.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemerintah Tegaskan Tidak ada Penerbangan Carter Selama Larangan Mudik Berlaku, https://www.tribunnews.com/bisnis/2021/05/10/pemerintah-tegaskan-tidak-ada-penerbangan-carter-selama-larangan-mudik-berlaku

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved