Breaking News:

Masjid Raya Al-Bantani Serang Gelar Salat Idul Fitri dengan Prokes, Berikut Khatib dan Imamnya

Setelah melaksanakan salat Idul Fitri, para jemaah akan diminta untuk segera pulang ke rumahnya masing-masing agar tidak membuat kerumunan.

Penulis: Ahmad Tajudin
Editor: Abdul Qodir
Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Suasana Masjid Raya Al-Bantani di Kawasan Pusat Perkantoran Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Kecamatan Curug, Kota Serang, Banten, Selasa (11/5/2021). 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Salat Idul Fitri 1442 H akan digelar di Masjid Al-Bantani Kota Serang dalam waktu dekat menyusul dibolehkannya pelaksanaan ibadah tersebut pada masa pandemi Covid-19 oleh pemerintah. 

Sekretaris Umum DKM Masjid Raya Al-Bantani Deni Rusli mengatakan pelaksanaan salat Idul Fitri yang diperkirakan diikuti banyak warga ini akan tetap menerpkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.

"Di Masjid Raya Al-Bantani kita akan melaksanakan salat Idul Fitri 1442 Hijriah.  Pelaksanaannya sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh pemerintah hasil sidang isbat yang dilakukan Kementrian Agama Republik Indonesia," ujar Deni saat ditemui di Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, Selasa (11/5/2021).

Deni menjelaskan, ada 11 kegiatan seperti salat Tarawih, tadarus Alquran hingga santunan yatim piatu yang digelar di Masjid Raya Al-Bantani selama Ramadan ini. Seluruh kegiatan itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. 

Ilustrasi salat berjemaah dengan protokol kesehatan - Jamaah melaksanakan shalat Jumat di Masjid Agung Al Barkah Kota Bekasi, Jumat (29/5/2020). Pemeritah Kota Bekasi mengizinkan sejumlah masjid di zona hijau untuk melaksanakan kegiatan ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Ilustrasi salat berjemaah dengan protokol kesehatan - Jamaah melaksanakan shalat Jumat di Masjid Agung Al Barkah Kota Bekasi, Jumat (29/5/2020). Pemeritah Kota Bekasi mengizinkan sejumlah masjid di zona hijau untuk melaksanakan kegiatan ibadah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Tribunnews.com/Herudin)

Dan pelaksanaan salat Idul Fitri nantinya juga akan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat, di antaranya Program 5M yakni memakai masker, membersihkan tangan dengan sabun dan air bersih, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

"Kegiatan ini kita laksanakan dengan prokes yang ketat, untuk selalu menerapkan 5M," ujarnya.

Baca juga: DMI Kota Serang Imbau Salat Idul Fitri Dilaksanakan dengan Prokes dan Tak Ganggu Umat Lain

Baca juga: Berikut Link Live Streaming Sidang Isbat Penetapan Idul Fitri 1442 H, Akan Sama dengan Muhammadiyah?

Panitia salat Idul Fitri di Masjid Raya Al-Bantani menyiapkan masker untuk jemaah yang datang tanpa menggunakan masker.

Selain itu, jemaah yang boleh masuk ke dalam area Masjid Raya Al-Bantani hanya 50 persen atau 5000 orang dari kapasitas 10.000 orang.

Dan jemaah yang mengikuti salat Idul Fitri di Masjid Raya Al-Bantani adalah ASN yang bertugas di lingkungan Pemprov Banten, Pemkot Serang dan warga sekitar masjid.

Sekretaris Umum DKM Masjid Raya Al-Bantani Deni Rusli
Sekretaris Umum DKM Masjid Raya Al-Bantani Deni Rusli (Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin)
Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved