Breaking News:

Idul Fitri 2021

Masyarakat dari Jabodetabek Boleh Berwisata di Lebak, Syaratnya Harus Tes GeNose

Pemerintah Kabupaten Lebak mengizinkan tempat wisata terus beroperasi selama liburan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Penulis: Marteen Ronaldo Pakpahan
Editor: Yudhi Maulana A
Kompasiana
ILUSTRASI - Pantai Sawarna, salah satu destinasi wisata di Kabupaten Lebak 

Laporan wartawan Tribunbanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Pemerintah Kabupaten Lebak mengizinkan tempat wisata terus beroperasi selama liburan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak pun memberikan lampu hijau kepada masyarakat manapun untuk dapat berlibur di tempat wisata yang berada di Lebak tanpa persyaratan yang rumit.

Kepala Bidang Destinasi Dinas Pariwisata Lebak, Luli Agustina mengatakan untuk tempat wisata yang berada di Lebak sendiri sebanyak 7 destinasi prioritas dan yang lainnya dibuka untuk umum.

"Untuk wisatawan lokal agar dapat masuk ke tempat wisata itu tidak diperlukan tes swab dan pemeriksaan lainnya. Jadi bebas keluar masuk untuk warga Kabupaten Lebak," katanya saat ditemui di Dinas Pariwisata Lebak, Rangkasbitung, Selasa (11/5/2021).

Kendati begitu, pihaknya akan tetap menerapkan tempat GeNose-19 untuk wisatawan yang berasal dari Jabodetabek.

Baca juga: Wisatawan dan Okupansi Hotel di Lebak Diprediksi Melonjak saat Libur Idul Fitri

Menurutnya, warga jabodetabek yang berada dekat dengan Kabupaten Lebak akan masuk ke tempat lokasi yang berada du Lebak.

"Alat GeNose-19 sendiri itu diperuntukkan bagi masyarakat asal Jabodetabek yang ingin tetap masuk ke wisata di Lebak. Jadi apabila warga dari Tangerang menerobos masuk itu kita akan gunakan alat GeNose sebelum masuk ke tempat wisata," terangnya.

Akan siapkan Kupon Untuk Mencegah Kerumunan di Titik Lokasi

Sementara itu untuk mencegah terjadinya kerumunan masa di tempat wisata, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola destinasi wisata setempat.

Dirinya juga meminta kepada para pengelola agar menyiapkan tempat cuci tangan dan rambu-rambu jaga jarak di setiap lokasi wisata agar tidak terjadi kerumunan yang panjang.

"Selain itu kami juga telah mencoba menggunakan metode kupon di tempat destinasi wisata di Lebak saat ini dimana kupok tersebut kita buat 100 saja dan apabila itu sudah habis maka tidak bisa masuk lagi," jelasnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved